Desa Wisata Samiran, Menikmati Kopi dan Jadah Bakar di Lereng Merapi-Merbabu

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Kamis, 7 Oktober 2021 | 23:46 WIB
Desa wisata Samiran. (Ganug Nugroho Adi)
Desa wisata Samiran. (Ganug Nugroho Adi)

Satu rumah memiliki dua kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, dapur, serta fasilitas televisi dan wifi.

Baca Juga: Tidak Hanya Grojogan Sewu, Ini 4 Destinasi Wisata Alam yang Menawan Menawan di Lereng Gunung Lawu

Desa Wisata tersebut juga semakin lengkap dengan dibangunnya Waroeng Damandiri, yaitu mini kafe yang menawarkan menu makanan khas Selo, seperti jadah bakar dan kopi Merapi.

Sejumlah warga mengaku kehidupan mereka mulai berubah dalam dua tahun terakhir. Kini mereka tak hanya bertani, tapi juga mulai terlibat di sektor pariwisata.

Sebagai pemilik homestay, mau tak mau mereka harus belajar cara menyambut dan melayani tamu.

Baca Juga: Goa Kebon Krembangan, Pesona Tersembunyi di Balik Air Terjun. Bisa Buat Camping Juga Lho!

“Setiap akhir pekan dipastikan ada tamu, baik pendaki maupun wisatawan biasa. Lumayanlah, setidaknya ada pemasukan. Sebelumnya penghasilan hanya dari bertani,” kata Sagiman, 58, pemilik homestay Wijaya.

Menurut Sagiman, pemilik homestay wajib menyetorkan 10 persen dari pemasukan sebagai iuran koperasi desa, Sahabat Damandiri.

Uang tersebut akan dikelola untuk mengembangkan Desa Wisata, antara lain untuk menambah fasilitas wisata.

Baca Juga: DAMRI Telah Membuka Rute Yogyakarta ke Dieng untuk Mendukung Peningkatan Pariswisata

Sri Lestari, 34, pemilik homestay Melati, mengungkapkan sejak adanya homestay, Desa Samiran menjadi lebih ramai, terutama saat musim libur panjang dan akhir pekan.

Tidak hanya wisatawan lokal, wisatawan asing pun banyak yang mengunjungi dan menginap di Desa Samiran.

“Warga di sini banyak untungnya. Selain rumah jadi bagus, kami juga mendapat penghasilan tambahan,” ujar dia.

Baca Juga: Berburu Barang Antik di Pasar Triwindu Solo, dari Seterika Arang hingga Kaset Pita

Menurut Pengawas Koperasi Sahabat Mandiri, Tiyono, pertumbuhan wisatawan yang datang ke Desa Samiran naik cukup signifikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X