Wisata Air Purbalingga Ditutup Lagi Setelah Ujicoba 2 Pekan. Apa Sebabnya?

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Jumat, 24 September 2021 | 11:59 WIB
Obyek Wisata Owabong dengan sejumlah fasilitas rekreasi di Kab Purbalingga, Jawa Tengah (foto: laman purbalinggakab.go.id)
Obyek Wisata Owabong dengan sejumlah fasilitas rekreasi di Kab Purbalingga, Jawa Tengah (foto: laman purbalinggakab.go.id)

TITIKTEMU.CO, Banjarnegara - Objek Wisata Air Bojongsari (Owabong) Purbalingga, Jawa Tengah ditutup sementara hingga 4 Oktober 2021 mendatang. Ini merupakan kebijakan pemerintah setempat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Sejumlah obyek wisata di Purbalingga baru ujicoba pembukaan sejak dua pekan lalu.

"Grup Owabong seperti Objek Wisata Air Bojongsari, Goa Lava Purbalingga, Sanggaluri Park tutup sementara hingga 4 Oktober 2021," kata manajer CHSE Perumda Owabong Febri Ika Puspitasari dikutip titiktemu.co dari Kantor Berita  Antara, Kamis (23/9/2021)

 

Baca Juga: Hebat..! Sabet Tiga Emas, Jateng Juara Umum Kickboxing PON Papua

Penutupan tersebut, berdasarkan Surat Edaran dari Pemkab Purbalingga terkait dengan penutupan sementara daya tarik wisata dan penghentian sementara kegiatan simulasi pembukaan daya tarik wisata mulai tanggal 24 September hingga 4 Oktober 2021.

"Kami akan kembali buka sesuai kebijakan pemerintah, dengan memperhatikan perkembangan kondisi pandemi COVID-19 di Kabupaten Purbalingga," katanya.

Sementara ditutup, pihak manajemen Owabong Grup akan melakukan sterilisasi dan pembersihan seluruh kawasan objek wisata menggunakan cairan disinfektan secara berkala.

Baca Juga: Sama-sama Kerajaan Mataram, Mengapa Batik Solo Beda dengan Yogyakarta? Ini Sejarahnya  

Pihak Owabong juga akan lebih memperkuat edukasi dan sosialisasi kepada seluruh karyawan dan petugas terkait dengan disiplin protokol kesehatan.

"Sosialisasi prokes seperti penggunaan masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan akan selalu dilakukan," katanya.

Febri  memastikan penerapan protokol kesehatan yang ketat guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan ketika berada di lokasi destinasi wisata.

"Kami terus mengintensifkan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE atau Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability guna meningkatkan pelayanan bagi wisatawan," kata Febri Ika Puspitasari.

Baca Juga: Susu Kambing Cocok Diminum di Masa Pandemi, Ini Khasiatnya  

Dia mencontohkan, sesuai dengan tata tertib protokol kesehatan maka seluruh pengunjung yang masuk Owabong dibatasi jumlahnya untuk memenuhi standar jarak fisik yang aman. Selain itu setiap karyawan dan pengunjung juga wajib menggunakan masker ketika berada di area Owabong.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X