WIMBLEDON 2022: Dominasi Novak Djokovic Diperkirakan Tumbang Oleh Para Petenis Ini

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Senin, 27 Juni 2022 | 07:14 WIB
Petenis Novac Djokovic menjadi target utama untuk dikalahkan setelah dominasinya di Wimbledon (Livescore)
Petenis Novac Djokovic menjadi target utama untuk dikalahkan setelah dominasinya di Wimbledon (Livescore)

Petenis berusia 26 tahun itu akan belajar banyak dari tahun lalu dan memperoleh pengalaman berharga lebih lanjut dengan perjalanannya ke semifinal di Australia Terbuka tahun ini.

Baca Juga: Cerita Horor SimpleMan Desa Gondo Mayit, Kisah Mistis Pendaki Gunung

Sekarang pemenang dua kali di Queen's Club, Berrettini telah lama disebut-sebut sebagai juara Wimbledon masa depan dan dia terlihat siap untuk memanfaatkan momen itu.

Alcaraz yang luar biasa
Alcaraz telah memecahkan rekor selama kenaikan peringkatnya yang cepat dan akan berusaha untuk menjadi pemenang remaja pertama dari gelar Wimbledon putra sejak Boris Becker dua kali menang pada tahun 1985 dan 1986.

Bintang Spanyol itu tampil di babak utama enam Grand Slam sejak menjadi pemain pertama kelahiran 2003 yang berlaga di Australia Terbuka saat tampil sebagai pemain berusia 17 tahun pada Januari 2021.

Baca Juga: PILPRES 2024: Komposisi Kekuatan Parpol dan Gerilya Membentuk Koalisi untuk Penuhi Presidential Treshold

Namun, dia belum pernah melaju melampaui perempat final di salah satu dari turnamen grand slam yang dia ikuti. Ia kalah di babak kedua di Wimbledon tahun lalu.

Petenis berusia 19 tahun itu memiliki empat gelar ATP Tour tahun ini, termasuk kemenangan signifikan di Miami dan Madrid, dan tampaknya hanya masalah waktu sebelum ia membuat terobosan di panggung terbesar.

Keajaiban Marin Cilic
Sementara Alcaraz berada di tahap awal karirnya, pemain Kroasia berusia 33 tahun Marin Cilic tampak kehabisan peluang untuk mendapatkan gelar Wimbledon pertamanya.

Baca Juga: 'KOALISI GADO-GADO' Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku

Namun, Cilic menunjukkan bahwa dia dibuat dengan keras ketika memenangkan AS Terbuka 2014 dan telah mencapai delapan besar pada empat kesempatan di Wimbledon, termasuk pada 2017 ketika dia kalah dari legenda Swiss Roger Federer di final.

Cilic telah menikmati kebangkitan musim ini, termasuk pencapaian terbaik dalam kariernya ke semi final di Roland Garros, dan dapat memutar kembali tahun-tahun itu dengan penampilan yang lebih bagus lagi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Livescore.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X