Baca Juga: Pembedahan Clipping Aneurisma Cerebrovaskular tindakan paling tinggi untuk pasien stroke
"Yang PSM desak adalah kelanjutan Liga 1. Karena klub akan merugi kalau liga kita semakin lama tanpa kepastian," kata Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, Jumat (28/10), kepada media.
PSM kata Sule sapaan akrabnya, tidak mendesak pihak PSSI untuk segera melakukan KLB yang menjadi keinginan dari beberapa klub saat ini. Sule mengungkapkan menggelar KLB tidak bisa dipaksakan.
Namun usai menerima surat dari Persis Solo dan Persebaya Surabaya, PSSI memutuskan untuk mempercepat menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).
Baca Juga: Sumpah Pemuda 28 Oktober, Isi Teks dan Maknanya untuk mempersatukan Bangsa Indonesia
Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan usai menggelar Exco Emergency Meeting yang dihadiri oleh 12 Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Jumat (28/10) malam.
"Rekan-rekan media yang saya hormati. Pada malam hari ini, Jumat 28 Oktober, dari jam 19.00 sampai 22.45 WIB di Kantor PSSI, Jakarta. Komite Eksekutif PSSI melaksanakan Exco Emergency Meeting yang dihadiri oleh 12 Anggota Exco dan memutuskan mempercepat pemilihan pengurus baru melalui Kongres Luar Biasa, sesuai tahapan aturan organisasi," ucap Iwan Bule dalam rilis PSSI.
Sesuai bunyi Pasal 34 Ayat 2 Statuta PSSI tentang Kongres Luar Biasa, seharusnya sekurang-kurangnya 2/3 dari delegasi (voter) yang mewakili anggota PSSI mengajukan permintaan secara tertulis.
"Maka Exco PSSI akan memulai tahapan verifikasi untuk kemudian melaksanakan Kongres Luar Biasa dalam jangka waktu selambatnya tiga bulan setelah proses verifikasi selesai," ucap Iwan Bule.
"Namun Exco PSSI memutuskan mempercepat Kongres Luar Biasa pemilihan dengan memperhatikan surat yang dikirim oleh dua anggotanya (Persis Solo dan Persebaya Surabaya), dikarenakan Exco PSSI tidak ingin terjadi perpecahan di antara para anggotanya dan karena Exco PSSI adalah mandataris yang dipilih oleh delegasi (voters) yang mewakili anggota PSSI," ucap Iwan Bule menambahkan.
Menurutnya tahapan KLB PSSI akan dimulai dengan bersurat kepada FIFA soal usulan Kongres. "Tahapan Kongres Luar Biasa akan kami mulai dari berkirim surat pemberitahuan kepada FIFA berisi usulan Kongres. Surat pemberitahuan kepada FIFA tersebut akan kami sebarluaskan kepada rekan-rekan media pada hari Senin 31 Oktober 2022," kata Iwan Bule.
Baca Juga: Terima Sanksi dari DPP, Rudyatmo tiba disambut dengan yel-yel puluhan kader PDIP Solo
"Kami berharap keputusan ini dapat menjadi pertimbangan bagi para pemangku kepentingan kiranya dalam membantu diputarnya kembali kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 yang selama ini menjadi napas dan marwah sepak bola di Tanah Air," pungkas Iwan Bule.
Sebelumnya diberitakan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan bersikeras menolak mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab atas Tragedi Stadion Kanjuruhan.