Dari Tahta Juara ke Ruang Perawatan: Musim Kelam Jorge Martin di MotoGP

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Senin, 22 Desember 2025 | 21:05 WIB
Musim Jorge Martin berubah drastis dari juara MotoGP menjadi tahun penuh cedera (Instagram @89jorgemartin)
Musim Jorge Martin berubah drastis dari juara MotoGP menjadi tahun penuh cedera (Instagram @89jorgemartin)

Qatar Jadi Titik Terberat

Julukan Martinator sempat kembali ke lintasan di MotoGP Qatar, tetapi comeback itu berumur pendek.

Sebuah insiden dengan pembalap lain membuatnya mengalami cedera paling parah musim ini, sekaligus yang paling menghancurkan peluangnya mempertahankan gelar.

Cedera tersebut memaksanya menepi selama tujuh Grand Prix, hingga akhirnya kembali pada akhir Juli di MotoGP Republik Ceko, saat separuh musim sudah lewat.

Baca Juga: Rekor Cristiano Ronaldo Bergeser dalam 24 Jam, Haaland dan Mbappe Cetak Sejarah Baru

Kecelakaan Lagi, Dampak Lebih Luas
Belum sempat menemukan ritme, nasib sial kembali menghampiri.

Di Sprint Race Jepang, Martin terjatuh di awal lomba.

Insiden itu bukan hanya menghentikan balapannya, tetapi juga membuat rekan setimnya Marco Bezzecchi cedera dan harus absen sepanjang tur Asia.

Valencia Jadi Penutup, Fokus ke Masa Depan

Martin akhirnya muncul di seri terakhir musim di Valencia.

Namun, bukan untuk mengejar hasil, melainkan mengakhiri musim lebih awal demi menjaga kondisi tubuh.

Keputusan itu diambil agar ia bisa fokus pada tes pramusim 2026, yang berlangsung hanya 48 jam setelah balapan penutup.

Ego Tak Terganggu, Status Tetap Referensi

Dalam wawancara di Misano, jelang MotoGP Jepang, Martin berbicara jujur soal bagaimana cedera mengubah sorotan media terhadap dirinya.

Menariknya, ia mengaku tidak merasa tergeser.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X