Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menegaskan bahwa PSSI akan memperkuat pembinaan usia muda dan sistem kompetisi agar sepak bola Indonesia semakin kompetitif di masa depan.
Langkah Bersejarah Meski Berakhir Pahit
Kendati gagal lolos, kiprah Indonesia di kualifikasi kali ini tetap mencatatkan sejarah.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berhasil menembus ronda keempat zona Asia, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya.
Skuad yang didominasi pemain muda dan diaspora Eropa dinilai menjadi fondasi penting bagi regenerasi sepak bola nasional.
Kegagalan ini diharapkan menjadi batu loncatan menuju masa depan yang lebih kuat, sekaligus pengingat bahwa perjuangan menuju panggung dunia masih panjang.
“Ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru Garuda,” tutup Patrick Kluivert usai pertandingan.***
Artikel Terkait
Utang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun, Kemenkeu Pastikan Masih Aman dan Terkendali
Statistik Patrick Kluivert Bersama Garuda: Dari Euforia ke Kenyataan Pahit Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kakek Tarman Viral Menikah dengan Mahar Rp3 Miliar, Ternyata Pernah Divonis 2 Tahun Penjara karena Kasus Penipuan Pedang Samurai
Mahasiswa UNM Hilang Usai Jatuh dari Jembatan Kembar Gowa, Ditemukan Tewas di Sungai Jeneberang
Ribuan Massa Padati Kedubes AS, Serukan Solidaritas untuk Palestina di Jakarta