KGPAA Mangkunegara IX Wafat, Siapa Penggantinya?

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Minggu, 15 Agustus 2021 | 15:29 WIB
Keluarga dan kerabat Mangkunegaran membawa peti jenazah mendiang Kanjeng Gusti KGPAA) Mangkunegara IX di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/8/2021).  (ANTARA/Mohammad Ayudha)
Keluarga dan kerabat Mangkunegaran membawa peti jenazah mendiang Kanjeng Gusti KGPAA) Mangkunegara IX di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/8/2021). (ANTARA/Mohammad Ayudha)

 

TITIKTEMU.CO

Prosesi pemakaman KGPAA Mangkunegara IX selesai, Minggu (15/8/2021). KGPAA Mangkunegara IX atau Sujiwakusuma wafat dalam usia 70 tahun di Jakarta, Jumat (13/8/2021) karena penyakit jantung.

Mangkunegara IX meninggalkan dua putra dan dua putri dari dua pernikahannya. Pada 1974, Sujiwakusuma yang masih bertatus putra mahkota menikahi putri proklamator Bung Karno, Sukmawati Soekarnoputri.

Dari pernikahan ini lahir KGPH Paundrakarna Jiwo Suryonegoro dan GRAy Putri Agung Suniwati. Namun pernikahan Mangkunegara IX dan Sukmawati tersebut berakhir dengan perceraian.

Mangkunegara IX menikah lagi dengan Prisca Marina Haryogi Supardi yang kemudian menjadi permaisuri bergelar Kanjeng Gusti Putri Mangkunegoro IX. Dari pernihan ini mereka dikaruniai dua anak, yaitu GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo dan GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo.

KGPAA Mangkunegara IXdalam sebuah acara adat di Pura Mangkunegaran.
KGPAA Mangkunegara IXdalam sebuah acara adat di Pura Mangkunegaran. (Pura Mangkunegaran)

Wafatnya KGPAA Mangkunegara IX memunculkan pertanyaan di masyarakat.  Siapakah yang akan menggantikan kepemimpinan Pura Mangkunegaran?

“Keluarga masih berduka, belum memikirkan hal itu. Kami fokus ke persiapan pemakaman Romo (ayah) dulu. Nanti keluarga besar yang akan menentukan,” kata putra bungsu Mangkunegara IX, GPH Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, Sabtu (14/08/2021).

Pelaksana Tugas (Plt) Pengageng Kabupaten Mondropuro Mangkunegaran, Supriyanto Waluyo, juga mengatakan hal yang sama. Dia mengaku belum mengetahui proses atau pemilihan calon pengganti KGPAA Mangkunagoro IX.

“Pihak keluarga yang tahu. Yang jelas saat ini pihak keluarga masih dalam suasana berduka,” katanya pendek.

Menurut tradisi Mataram Islam, pengganti raja atau penguasa kerajaan diambil dari anak laki-laki. Untuk Pura Mangkunegaran terdapat dua putra yang berpeluang menjadi penerus kepemimpinan Mangkunagara.

Paundrakarna lahir saat Sujiwakusuma, masih sebagai putra mahkota atau belum dinobatkan menjadi Mangkunegara IX. Sedangkan sosok Bhre Cakrahutomo lahir dari Prisca Marina Yogi Supardi yang nota bene permaisuri karena Sudiwakusuma sudah jumeneng sebagai KGPAA Mangkunegara IX.

Menurut sejarawan Kota Solo, Tundjung W Sutirto, tidak pernah ada pola tunggal dalam suksesi kepemimpinan di Pura Mangkunegaran sejak era kepemimpinan KGPAA  Mangkunegara I. Tunjung mencontohkan Mangkunegara II yang merupakan cucu dari Mangkunegara I.

“Saya kira nanti tergantung dinamika dari keluarga besar. Jadi memang tidak ada satu pola yang dipakai. Sekali lagi ini sangat tergantung dinamika internal keluarga besar,” ujar dia, Jumat (15/8/2021).***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X