TITIKTEMU.CO, SOLO — Bakal ada pengalihan lalulintas selama berlangsungnya peringatan Haul ke-111 Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi di Masjid Ar Riyadh, Pasar Kliwon pada 14-16 November.
Hal tersebut diungkap Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Dishub Solo, Mudo Prayitno, Kamis (10/11).
“Rekayasa lalu lintas ini berlangsung selama tiga hari yakni mulai 14 hingga 16 November 2022 mendatang,” ujar Mudo Prayitno.
Baca Juga: Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga Kembali Melayani Penerbangan Komersial
Menurut Mudo Prayitno, jalan Kapten Mulyadi Pasar Kliwon, dari Simpang Sangkrah sampai perempatan Baturono ditutup pada 14-16 November mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Polisi akan melakukan pengalihan arus lalu lintas akibat penutupan ruas jalan tersebut.
Arus lalu lintas jalan kapten Mulyadi dari arah Utara ke Selatan agar menggunakan Jalan Kapten Mulyadi lalu Jalan Mayor Kusmanto, dilanjutkan Jalan Jendral Sudirman hingga bundaran Gladak.
“Untuk Jalan Slamet Riyadi (contra flow) menuju Nonongan dan Jalan Yos Sudarso. Kemudian, arus lalu lintas Jalan Brigjen Sudiarto dari arah Selatan ke Utara, yakni di Simpang Gading ke Jalan Veteran dilanjutkan Gemblegan serta Jalan Yos Sudarso,” ujarnya.
Sedangkan, arus lalulintas dari Solo Baru yang lewat Dawung dilarang belok kanan. Pengendara wajib lurus arah Nonongan atau belok kiri ke jalan Veteran.
"Untuk area parkir kendaraan juga kami siapkan di beberapa titik, seperti, di Beteng Vastenberg, Gedung Parkir Ketandan, Fasilitas Parkir Loji wetan, Alun-alun Kidul dan Alun-alun Lor," jelasnya.
Baca Juga: CFD Solo Kembali Dibuka, Ini Rute Penyesuaian Perjalanan Batik Solo Trans
Terkait potensi kemacetan, Mudo Prayitno mengaku pihaknya telah melakukan antisipasi dengan menempatkan sejumlah personel di lokasi rawan kemacetan.
Penempatan personil dilakukan untuk mengurai potensi kemacetan lalulintas di Kawasan Baturono, Gading, Gemblegan Nonongan, Gladak dan Loji Wetan," paparnya.
“Kami akan sebar luaskan rekayasa lalin agar para jamaah tidak terjebak kemacetan,”pungkas Mudo Prayitno.***
Artikel Terkait
Jadi Arsitek Masjid Terbaik, Ridwan Kamil Terima Penghargaan Yayasan Abdullatif Alfozan Saudi Arabia
Aturan Terbaru Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Tak Semuanya Boleh Dikumandangkan Keluar
Tips Membawa Anak Kecil ke Masjid Agar Tidak Gaduh dan Mengganggu Jamaah Shalat
Masjid Soko Tunggal Milik Kraton Jogjakarta, Arsitektur Unik Hanya dengan Satu Tiang Penyangga
Masjid Pleret Jadi Saksi Perjuangan Pangeran Diponegoro Melawan Belanda
Berdiri di Kaki Gunung Slamet di Ketinggian 1.800 Meter, Masjid Ini Jadi Masjid Tertinggi di Kabupaten Tegal
Keutamaan Shalat Arbain di Masjid Nabawi pada Ibadah Haji, Jamaah Harus Tahu
Kang Emil Desain Tempat Pemakaman Eril yang Indah, di Sebelah Masjid Al Mumtadz
Sebelum ke Mekkah, Jamaah Ambil Miqat di Masjid Bir Ali. Begini Ketentuannya Supaya Sah Ibadahnya
8 Destinasi Wisata Padang, Indah dan Megah termasuk Pantai Air Manis legenda Malinkundang dan Masjid Raya
Ini Penampakan 5 Masjid Terbesar di Indonesia. Menjadi Destinasi Wisata Selain Menjadi Tempat Beribadah