TITIKTEMU.CO MALANG – Tragedi di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang masih menyisakan kepiluan dan duka yang mendalam.
Kerusuhan yang mengakibatkan meninggalnya seratus lebih suporter sepakbola itu, menyelipkan beberapa kisah heroik prajurit TNI AD saat membantu dan menyelamatkan para suporter mulai dari Balita sampai dewasa, bahkan personil Kepolisian yang melaksanakan tugas pengamanan pada pertandingan tersebut.
Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Prajurit TNI yang tendang suporter Arema akan diproses!
Mendapatkan informasi adanya salah satu personel Polri bernama Bripka S yang terkepung di Rumah Sakit Wava Husada, usai menyelamatkan diri dari kejaran dan amukan para suporter, prajurit TNI AD dari kesatuan Yonzipur 5/ABW yang dikerahkan untuk membantu melakukan evakuasi terhadap korban kerusuhan, bertindak cepat dengan mendatangi Rumah Sakit tersebut.
“Informasi yang kita terima dari Kapolres Kepanjen sekitar pukul 01.15 wib (Minggu, 2/10/2022), dan meminta bantuan untuk mengevakuasi personel Polri tersebut,” ujar Danyonzipur 5/ABW.
Berbekal foto ruangan tempat persembunyian yang dikirimkan personel Polri tersebut, dan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Wava Husada, sekitar pukul 01.45 wib Tim Evakuasi Yonzipur 5/ABW yang dipimpin langsung Danyonzipur 5/ABW berhasil menemukan personel Polri di tempat persembunyiannya.
“Saat kita temukan, kondisinya penuh dengan kecemasan. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan dan memberikan keyakinan kepada personel Polri tersebut, kita mengganti pakaian yang digunakannya dengan seragam loreng dan masker,” jelas Danyonzipur 5/ABW.
Berkat semangat untuk menyelamatkan nyawa sesama, akhirnya Bripka S dapat dievakuasi oleh prajurit TNI AD dengan cepat dan aman, untuk selanjutnya dibawa ke Mapolres Kepanjen dan mendapatkan bantuan lebih lanjut.
Sertu Kristian Sihumbing Selamatkan Balita
Selain mengerahkan personel Yonzipur 5/ABW, pengerahan satuan TNI AD dalam membantu mengevakuasi dan menyelamatkan korban kerusuhan Kanjuruhan juga melibatkan personel Kodim 0818/ Malang, salah satunya Sertu Kristian Sihumbing.
Disela-sela kerja kerasnya bersama personel TNI AD lainnya menyelamatkan dan mengevakuasi para korban tersebut, Sertu Kristian Sihumbing menemukan balita dan mengevakuasinya ke Rumah Sakit Kanjuruhan.
Artikel Terkait
Berapa sebenarnya korban jiwa Tragedi Kanjuruhan? Susi Pujiastuti: Beri angka yang sejujurnya dan sebenarnya
INVESTIGASI TRAGEDI KANJURUHAN: 18 Polisi operator senjata pelontar gas air mata diperiksa
PW NU Jatim: Kapolri wajib copot Kapolda Jatim dan investigasi Tragedi Kanjuruhan libatkan FIFA
Kurniawan Dwi Yulianto dan Rhenald Kasali masuk TGIPF Tragedi Kanjuruhan
AKBP Putu Kholis Aryana ditunjuk sebagai Kapolres Malang yang baru
Imbas Sejarah Kelam Sepak Bola! Valentino Jebret Simanjuntak Resmi Mengundurkan Diri
Guru Besar Hukum Pidana ini Bela Polri: Keadaan Darurat Polisi Dapat Gunakan Senjata Api & Gas Air Mata!
Tragedi Stadion Kanjuruhan, Bareskrim Periksa Direktur PT LIB dan Ketua PSSI Jatim
Cuitan @polseksrandakan tentang Tragedi Kanjuruhan akhirnya dihapus. Ini penyebabnya