TITIKTEMU.CO - PT PLN (Persero) membatalkan program pengalihan kompor LPG 3 kg ke kompor listrik. Langkah ini dilakukan guna menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.
“PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal,” ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, dalam siaran persnya.
PLN juga memastikan tarif listrik tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Baca Juga: Siap-siap Tisu! Until Tomorrow Tayang di Bioskop 29 September
“Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan
menjaga stabilitas ekonomi,” ucap Darmawan Prasojo.
Selain itu, PLN juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan.
“Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut. PLN tidak pernah melakukan pembahasan formal apapun atau merencanakan pengalihan daya listrik 450 VA ke 900 VA. Hal ini juga tidak ada kaitannya dengan program kompor listrik,” tegas Darmawan.
Baca Juga: Upload Foto Penipu, Jessica Iskandar: Kapan Nih Main Lagi
PLN terus berkomitmen menjaga pasokan listrik yang andal, serta mendukung pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional, menjaga daya beli dan produktivitas masyarakat.
Selama periode 2016-2021, negara hadir bagi masyarakat dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PLN untuk membangun infrastruktur kelistrikan sebesar Rp 40 triliun, khususnya di kawasan 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).
Selain itu, juga disalurkan stimulus sebesar Rp24,3 triliun untuk masyarakat dalam upaya
mengurangi beban ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Selama 2017-2021, juga diberikan subsidi sebesar Rp 243 triliun dan kompensasi sebesar Rp 94 triliun agar masyarakat tetap memperoleh listrik dengan tarif terjangkau dalam rangka menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.***
Artikel Terkait
PLN Ungkap Sedikitnya 622 Gardu di Depok Tumbang Diterjang Hujan Deras dan Angin Puting Beliung
PLN Telah Merampungkan Sistem Kelistrikan di Mandalika Menyambut World Superbike
Pemerintah Larang Sementara Ekspor Batu Bara, Jika Tidak 10 Juta Pelanggan PLN akan Terdampak
PLN Listriki 5 Desa Terpencil di Teluk Wondama Papua
Dugaan Data Pelanggan PLN Bocor, Begini Tanggapan PLN dan Kemkominfo
Berkeliling Kota Semarang Naik Beam, Sepeda Listrik Sewaan!
Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Miliar untuk BLT pada Desember 2022. Horee! Lansia juga akan Terima