Mengenal dan mengenang Sejarah Peristiwa G30S PKI. Ini Sejumlah Fakta Pentingnya

photo author
Laily Nur Azizah, TitikTemu.co
- Selasa, 27 September 2022 | 12:26 WIB
Tujuh Pahlawan Revolusi korban G30S PKI di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur (libela.org)
Tujuh Pahlawan Revolusi korban G30S PKI di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur (libela.org)

Penyebab terjadinya G30S PKI dilatarbelakangi oleh beberapa peristiwa berikut

1. PKI pernah melakukan pemberontakan di Madiun pada tahun 1948 tetapi gagal. Pada tahun 1950, PKI muncul kembali dan ikut terlibat dalam politik Indonesia

Baca Juga: Sadis, dicuekin di jejaring sosial, ibu muda ini ditusuk kenalan Facebook-nya

2. DN Aidit dengan cepat membangun kembali PKI hingga pada Pemilu 1955, PKI termasuk dalam lima partai besar di Indonesia

3. Kondisi sosial-politik di masa Demokrasi Terpimpin memberikan peluang kepada PKI untuk memperkuat pengaruhnya. Berlakunya doktrin Nasakom (Nasionalisme, Agama dan Komunisme) turut mengangkat kedudukan PKI dalam percaturan politik Indonesia.

4. Pengaruh PKI berkembang luas di kalangan seniman, wartawan, guru, mahasiswa, dosen, kaum cendekiawan, bahkan militer, yakni perwira TNI.

Pahlawan yang gugur dalam peristiwa itu diberi gelar pahlawan revolusi karena gugur dalam peristiwa G30S PKI atau Gerakan 30 September berdasarkan Keputusan Presiden pada 1965.

Baca Juga: 5 Film Drama Korea yang Ngomongin tentang Hacker Handal, Bjorka mah...

Tujuh Pahlawan Revolusi korban G30S PKI di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur
Tujuh Pahlawan Revolusi korban G30S PKI di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur (libela.org)

Siapa saja 7 pahlawan revolusi ini?

  1. Jendral Ahmad Yani
  2. Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto
  3. Letjen S Parman
  4. Letjen MT Haryono
  5. Mayor Jenderal DI Panjaitan
  6. Mayor Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo
  7. Kapten (Anumerta) Pierre Tendean

Patung tujuh Pahlawan Revolusi tersebut ada di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.***(lala briliant)

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: YouTube Video Pendidikan Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X