"Singapura dan Indonesia, khususnya Jakarta, kita adalah sama-sama kota pusat perekonomian yang bertetangga di Asia Tenggara. Sesaat setelah mulai bertugas di Jakarta, kami berkomunikasi dengan pengelola kota Singapura, utk bisa mengirimkan jajaran agar bisa belajar bersama dengan tim kota di Singapura. Sejak itulah jajaran mulai yg dikirimkan ke Singapura untuk belajar dari dekat soal pembangunan teknis infrastruktur kota, misalnya trotoar, taman, ataupun jalan. Jakarta dan Singapura akan selamanya bertetangga, maka sudah sewajarnya kita saling belajar, bekerja sama dan saling menghormati," tulisnya di instagram.
"Atas nama Indonesia dan Jakarta, terima kasih atas kehormatan ini. Fellowship ini menjadi
sebuah tanggung jawab besar, kami berharap bisa terus berkolaborasi, memperkuat hubungan antar kedua negara dan dengan Jakarta khususnya."
3. Anies Baswedan memberikan kuliah umum The S.T. Lee Distinguished Lecture Singapura
Anies Baswedan juga mengungkapkan, mendapat sebuah kehormatan, ketika hari Rabusepekan yang lalu diundang untuk memberikan kuliah umum The S.T. Lee Distinguished Lecture.
Acara itu dihelat di Lee Kuan Yew School of Public Policy, di National University
of Singapore.
"Perjalanan transformasi di Jakarta ini bisa menjadi pengalaman yang dibagikan ke dunia
internasional. Kita sudah saatnya makin percaya diri untuk menawarkan pengalaman kita
sebagai pelajaran untuk dunia global," tulis Anies Baswedan di instagramnya.
"Keterlibatan di wilayah internasional bukan hanya untuk kita belajar dari mereka. Kini
kita sudah punya cukup pengalaman dan pembelajaran yang patut ditawarkan ke dunia sebagai sumbangan Indonesia untuk kemajuan global. Dunia masa kini adalah dunia yang saling belajar," lanjutnya.
Senang sekali Anies Baswedan, bisa berjumpa dan berdiskusi lagi dengan teman-teman lamanya yang kini mengajar di LKY School of Public Policy.
4. Anies Baswedan ungkap peran kakeknya membawa dokumen pengakuan de jure Pemerintah Mesir atas kemerdekaan RI.
Anies Baswedan adalah cucu dari tokoh nasional AR Baswedan. Di instagramnya, Anies Baswedanmengungkapkan peran kakeknya dalam diplomasi internasional untuk kepentingan NKRI.
"Awal Juli 1947, kakek kami, A.R. Baswedan, kembali dari Mesir membawa dokumen pengakuan de jure Pemerintah Mesir atas kemerdekaan RI. Ia terdampar di Singapura, lalu mencari keluarga yang berkerabat ibu mertuanya di Semarang, Syech Awab Baobed & Siti Aisyah Basyarahil," tulis Anies Baswedan.
Anies Baswedan saat di Singapura bertemu denagn anak dari Syech Awab Baobed dan Siti Aisyah Basyarahil. Yaitu Omar Baobed, 78 tahun. Ia menceritakan peristiwa th 1947, yg ia dengar dari orangtuanya,terkait dokumen pengakuan de jure Pemerintah Mesir atas kemerdekaan RI, yang dibawa AR Baswedan.
Pertama kali, Anies Baswedan berjumpa dengan Omar Baobed dan baru sekarang dia mendengar kisah tentang kakeknya, yang ternyata mengesankan dan mengharukan.
A.R. Baswedan minta keluarga Syech Awab Baobed untuk menjaga dokumen amat penting itu. Mereka setuju dan menyimpan di brankas rumah No.7, lorong 35, Geylang Road, Singapura.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Revitalisasi Masjid Al Mansur Milik Keluarga Ustadz Yusuf Mansur
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Ajak Warga Antisipasi Tiga Ancaman saat Musim Hujan Memuncak
Maria Ozawa Batal Datang ke Jakarta. Penolak Miyabi Menduga Kedatangannya Jebakan Buat Gubernur Anies
Tanggapi Hasil Rakernas Nasdem, Bala Anies: Pak Anies Jadi Pilihan Tepat!
Adu Gaya Anies Baswedan dan Ridwan Kamil di ‘Catwalk’ Dukuh Atas Jakarta
Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
Astaga, data pribadi Anies Baswedan, Tito Karnavian, Luhut, Johhny Plate dan Muhdi Pr dibocorkan Bjorka