Adapun menurut Al-Munawi, Faidhul Qadir : “Puasa hari Asyura menghapus dosa kecil pada setahun lalu (tahun berjalan). ” Mengapa puasa hari Arafah lebih utama daripada puasa hari hari Asyura? Pasalnya, (puasa) hari Arafah adalah sunnah Nabi Muhammad SAW. Sedangkan (puasa) hari Asyura adalah sunnah Nabi Musa AS. Oleh karena itu, sunnah Nabi Muhammad SAW dilipatgandakan di atas sunnah Nabi Musa AS. (Al-Munawi, Faidhul Qadir).
Keutamaan puasa hari Arafah 9 Dzulhijjah lainnya diterangkan melalui Sayyidah Aisyah RA yang diriwayatkan dalam hadits Imam Baihaqi: “Dari Sayyidah Aisyah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘(Keutamaan) Puasa hari Arafah seperti puasa 1000 hari (di luar hari Arafah),’” (HR Baihaqi).
Wallahu a‘lam.***
Artikel Terkait
Masuk Raudhah Harus Gunakan Aplikasi E-Haj, Jemaah Haji Harus Tahu
Layanan Fast Track Baru Dimulai 9 Juni, Sebanyak 29.131 Jamaah Haji Indonesia Tak Perlu Antre
Simak Ketentuan Barang Bawaan Jamaah Haji Ini, Agar Koper Tidak Dibongkar Petugas di Bandara
Begini Pengertian Miqat untuk Haji dan Umrah, Jamaah Wajib Tahu
Ini Lima Rukun Haji yang Wajib Dilakukan. Jika Ada yang Terlewat, Ibadah Haji Batal
Haji 2022 : Wukuf di Hari Jumat, Jemaah Mendapatkan Haji Akbar, Ini Kemuliaannya
Haji 2022 : Masjidil Haram Makin Padat. Simak Tips Berikut Agar Tidak Terpisah dari Rombongan
Kiswah Kabah Dinaikkan Menjelang Persiapan Musim Haji 1443 H