• Kamis, 18 Agustus 2022

Ini Lima Rukun Haji yang Wajib Dilakukan. Jika Ada yang Terlewat, Ibadah Haji Batal

- Senin, 13 Juni 2022 | 11:12 WIB
Pelaksanaan haji. Ilustrasi (Haramain)
Pelaksanaan haji. Ilustrasi (Haramain)

TITIKTEMU.CO - Tahun ini pemerintah Arab Saudi kembali menyelenggarakan ibadah haji untuk orang dari luar negeri, setelah dua tahun hanya melangsungkan haji untuk warga lokal.

Kuota haji tahun ini disediakan satu juta orang lebih untuk jamaah haji. Ini jauh lebih sedikit karena sebelum pandemi, jumlah jemaah haji adalah sekitar tiga juta. Tahun ini Indonesia mendapatkan kuota 100.051 orang. Terbanyak dibandingkan kuota haji dari negara-negara lain.

Haji merupakan ibadah yang wajib dilakukan oleh setiap umat Islam yang memiliki kemampuan. Dalam melaksanakan ibadah haji, menurut Madzhab Imam Syafi’i, ada lima hal yang wajib dilakukan.

Baca Juga: Ada Beasiswa Kuliah di Maroko. Lulusan SMA dan yang Sederajat Cepat Daftar! Pendaftaran Tutup 17 Juni 2022

Jika hal ini tidak dilakukan oleh orang yang sedang berhaji maka bisa berakibat pada ketidaksahan haji alias batal. Lima hal itu disebut sebagai rukun haji.

Pertama, ihram, yaitu berniat untuk haji. Seperti ibadah lainnya, niat juga harus dilakukan oleh orang yang hendak melaksanakan ibadah haji.

Bedanya, niat haji ini harus memperhatikan waktu (miqat zamani) dan tempat (miqat makani).

Baca Juga: CERBUNG Eps.4 : Inspirasi Melankolis.....! SEBATAS AURORA, Oleh Triana Rahayu

Terkait miqat zamani, niat harus dilakukan di bulan Syawal, Dzulqa’dah, dan awal Dzulhijjah. Adapun miqat makani, bagi penduduk Indonesia (sesuai buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah terbitan Kemenag), miqat-nya disesuaikan dengan gelombang keberangkatan.

Halaman:

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X