TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Jamaah haji yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan. Terkait badal haji ini ditegaskan Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ahmad Abdullah.
Hingga kemarin, ada seorang jamaah haji Indonesia yang wafat. Jamaah tersebut adalah Suhati Rahmat Ali Binti H. Rahmat dengan Nomor Paspor C6495065 dan berusia 64 tahun. Almarhumah tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) pertama Embakasi Jakarta-Pondok Gede (JKG1).
“Seluruh jemaah yang wafat di Arab Saudi akan dibadalhajikan,” ujar Abdullah, panggilan akrabnya, saat memberikan keterangan pers di asrama haji Pondok Gede, Jakarta, dikutip Titiktemu.co Senin (6/6/2022).
Baca Juga: Keutamaan Shalat Arbain di Masjid Nabawi pada Ibadah Haji, Jamaah Harus Tahu
Badal haji adalah wakil haji atau seseorang yang melaksanakan ibadah haji untuk menggantikan jamah yang berhalangan atau batal menunaikan haji, salah satunya karena meninggal dunia.
Pada kesempatan itu, Abdullah mengajak untuk mendoakan, “Mari kita doakan semoga almarhumah wafat dalam keadaan khusnul hatimah dan ibadahnya diterima Allah Swt. Amin,” harapnya.
Selain itu pihaknya akan meng-update data dan kondisi jemaah haji Indonesia, baik yang masih di Tanah Air maupun yang sudah di Tanah Suci. Termasuk akan dijelaskan juga data jemaah haji Indonesia yang wafat.
Baca Juga: Kang Emil: Eril Gemar Lakukan Kegiatan Sosial dan Tak Terlalu Suka Disorot
“Pemerintah hanya akan merilis data jemaah wafat yang telah keluar COD-nya (Certificate of dead) dari pihak berwenang,” tegas Abdullah.
Menurut Abdullah, kondisi cuaca rata-rata di Arab Saudi pada saat ini berkisar antara 30oC - 43oC dengan kelembaban rata-rata 8%.
Untuk itu jemaah diimbau untuk tidak banyak beraktivitas di luar ruangan mengingat suhu udara di Arab Saudi cukup panas.
Baca Juga: CERBUNG: Inspirasi Melankolis SEBATAS AURORA Oleh: Triana Rahayu. Episode I
“Jemaah haji kami harap selalu menerapkan protokol kesehatan, makan dan minum tepat waktu dan beristirahat yang cukup,” pesannya.
“Keluarga jemaah haji di Indonesia juga diharapkan dapat mengingatkan para jemaah, baik yang sudah berangkat ke Arab Saudi maupun yang masih di Tanah Air,” tandasnya.
Artikel Terkait
Kemudahan Bagi Jamaah Haji Tahun ini, Mulai Layanan Air Zamsam Hingga SIM Card Gratis
Tidak Dibebankan kepada Jamaah. Pemerintah dan DPR Sepakat Menambah Anggaran Haji Sebesar Rp 1,5 Triliun.
Gelang Jemaah Haji Mengandung Data Identitas Diri. Ini Detil Isinya
Kloter Pertama Haji 4 Juni 2022. Berikut Jadwal Lengkap Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji
Banyak Jamaah Haji Masuk Kategori Risiko Tinggi, Hindari Dehidrasi dan Heatstroke
Kemenkes Siapkan Gelang Khusus Bagi Jamaah Haji Berisiko Tinggi. Ini Detail Fungsinya
Perhatian untuk Jemaah Haji 2022: Hasil PCR Maksimal 72 Jam Sebelum Berangkat ke Arab Saudi
Jamaah Haji Indonesia Gelombang Pertama Lakukan Ibadah Arbain di Masjid Nabawi, Madinah
Tetap Prokes! Jika Hasil PCR Positif, Keberangkatan Jamaah Haji akan Ditunda Hingga Tes Covid 19 Negatif