TITIKTEMU.CO, Jakarta – Migrasi siaran televisi (TV) analog ke digital dalam waktu dekat akan segera dilaksanakan. Apa bedanya dan bagaimana cara menangkapnya?
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menegaskan program Analog Switch Off (ASO) atau migrasi analog ke digital, alias penghentian siaran TV analog sudah siap dilaksanakan.
Penghentian siaran televisi terestrial analog diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja, sektor pos, telekomunikasi dan penyiaran.
Baca Juga: Apa sih Buraq yang Menjadi Tunggangan Nabi Muhammad SAW Saat Isra Miraj? Begini Penjelasan UAH
Kemenkominfo akan melaksanakan migrasi ke siaran TV digital mulai tahun ini secara bertahap menjadi tiga tahap.
Untuk pelaksanaan ASO tahap I penghentian siaran televisi terestrial analog berlangsung pada 30 April di 56 wilayah siaran, mencakup 166 kabupaten dan kota.
Plt. Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kemenkominfo, Ismail pun menegaskan bahwa pihaknya sampai saat ini, belum menemukan masalah mengenai kesiapan ASO tahap 1.
Baca Juga: Inalilahi Wainalilahi Rajiun, Arifin Panigoro Meninggal Dunia di Amerika Serikat
"Infrastruktur penyelenggaraan multipleksing yang dibutuhkan setiap lembaga penyiaran untuk melakukan pengalihan analog ke digital pun sudah siap," tegas Ismail saat hadir dalam Konferensi Pers di Kantor Kemenkominfo di Jakarta, Jumat (25/2).
Tahap kedua berlangsung paling lambat 25 Agustus di 31 wilayah siaran, yang mencakup 110 kabupaten dan kota. Dan Tahap terakhir, hingga 2 November di 25 wilayah siaran atau 65 kabupaten dan kota.
Baca Juga: Serie A: Napoli ke Puncak Klasemen, Menggusur Duo Milan, Setelah Mengalahkan Lazio
Lalu di mana letak perbedaannya TV analog dengan TV digital?
Mengutip dari laman indonesiabaik.id, TV analog hanya menangkap sinyal analog seperti halnya pada sinyal radio, sedangkan TV digital dapat memproses sinyal analog maupun sinyal digital sekaligus.
Kualitas gambar antara TV analog dan TV digital pun sangat berbeda.
TV analog bergantung pada jarak pemancar dan menggunakan tabung sinar katoda untuk tampilannya.
Sedangkan TV digital tidak bergantung pada jarak pemancar dan layar panel datar seperti LCD, plasma, atau LED.
Artikel Terkait
Latih Kompetensi Digital, Kominfo Gandeng Harvard Dan Tiga Kampus Kelas Dunia
Jelang Digitalisasi, Kominfo Bagikan Set Top Box Gratis Pada Warga Kurang Mampu, Ini yang Berhak Dapat
Kominfo Sudah Memutus Akses 4.873 Fintech Ilegal
Ini Dia 7 Coworking Space di Jogja yang Asyik Buat Kerja dan Nugas
Meluncur Tahun Depan, Android 13 Bernama Tiramisu. Ini Bocorannya
Tak Hanya Indah dan Asri, 7 Tanaman Hias Ini Ampuh Menyerap Racun di Udara
Akun WhatsApp Disadap? Tenang, Begini Cara Mengamankannya
Bikin Podcast Sendiri? Tak Harus Mahal Sob! Simak Tips Berikut Ini….