Lebih lanjut, Arifin mengatakan Kemenag memprioritaskan jamaah umrah yang menggunakan pesawat Garuda dan Saudi Airlines dengan perjalanan direct flight.
Pasalnya, Pemerintah Saudi menutup umrah pada 27 Februari 2020 lalu, sebanyak 59.757 jamaah tertunda.
Dari jumlah itu, sekitar 18.752 sudah memiliki visa, tiket, dan siap diberangkatkan.
“Itu kita prioritaskan dulu karena sudah dua tahun PPIU tidak memberangkatkan, travel bisa terancam. Apalagi masyarakat terus mendesak segara diberangkat,” jelas Arifin.***
Artikel Terkait
Arab Saudi Cabut Larangan Terbang Langsung. Sudah Boleh Umrah?
Akhirnya Pemerintah Arab Saudi Kembali Buka Jalur Umrah Bagi Jamaah Indonesia
Lampu Hijau! Ibadah Umrah dari Indonesia Segera Dibuka. Ada Ketentuan Khusus Terkait Vaksinasi
Ini Lho 5 Tempat Indah di Madinah yang Wajib Dikunjungi Jamaah Haji dan Umrah
Arab Saudi Cabut Stiker Jaga Jarak, Masjidil Haram Kembali Berkapasitas Penuh
Temui Gubernur Makkah, Menag Yaqut : Indonesia Siap Jalankan Ketentuan Saudi Arabia terkait Haji dan Umrah
Jadi Arsitek Masjid Terbaik, Ridwan Kamil Terima Penghargaan Yayasan Abdullatif Alfozan Saudi Arabia