Lampu Hijau! Ibadah Umrah dari Indonesia Segera Dibuka. Ada Ketentuan Khusus Terkait Vaksinasi

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:00 WIB
Ilustrasi Ibadah Umrah (Dok. SPA)
Ilustrasi Ibadah Umrah (Dok. SPA)

TITIKTEMU.CO, JEDDAH - Lampu hijau dibukanya kembali pelaksanaan ibadah umrah bagi jamaah Indonesia, membuat Konsulat Jenderal di Jeddah bersiap menyambut dan melayani para jamaah. 

Namun Konjen RI di Jeddah, Arab Saudi Eko Hartono yang dihubungi TITIKTEMU.CO melalui aplikasi pesan cepat,  Minggu (10/10) siang, mengatakan, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan para calon jamaah. Terutama menyangkut vaksinasi

"Yang masih harus diselesaikan (pembicaraannya dengan Arab Saudi) adalah terkait sertifikat vaksin dan booster," kata Eko. 

Baca Juga: Kemenkes RI: Selama Pandemi 12 Juta Usia Remaja Mengalami Depresi. Ini Beberapa Penyebabnya

Calon Jamaah Umrah Harus Vaksin Komplet

Sejauh ini Arab Saudi meminta agar para jamaah yang datang adalah yang sudah komplet vaksin dosis 1 dan 2. Itupun ada pengecualian khusus mereka yang divaksin menggunakan vaksin asal China.

"Kalau dapat 2 vaksin dari Cina, harus tambah booster, menggunakan 1 dari 4 vaksin yang diakui Arab Saudi sejak dulu, yakni Pfizer, Moderna, Johson dan AstraZeneca)," lanjut diplomat alumni HI UGM itu.

Baca Juga: Tim Uber Cup Indonesia Mengalahkan Jerman dengan Skor 4-1

Eko Hartono mengatakan, terkait sertifikat vaksin, masih ada yang perlu diselesaikan untuk kepentingan ibadah umrah ini.

"Sampai saat ini sertifikat vaksin Indonesia belum bisa dibaca di Arab Saudi. Ini yang perlu diselesaikan, sementara dari negara lain terbaca," jelasnya.

Konjen RI di Jeddah itu mengatakan:"App PeduliLindungi lagi diupayakan supaya nyambung dengan App Tawakalna milik Arab Saudi".

Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sedang Berunding Terkait Data Kesehatan

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi, melalui nota diplomatik Kedutaan Besar di Jakarta pada 8 Oktober, menyatakan bahwa pelaksanaan ibadah umrah bagi jamaah dari Indonesia kembali dibuka, sebagaimana dikatakan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi.

“Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jamaah umrah Indonesia,” kata Menlu dalam pengarahan pers yang dipantau di Jakarta, Sabtu (9/10).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X