TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun mulai diberikan pada 14 Desember lalu.
Vaksinasi ini yang menyasar sekitar 26,5 juta anak di seluruh Indonesia ini perlu dilakukan karena anak-anak juga memiliki risiko tinggi tertular Covid-19.
Pemerintah melalui Kemenkes menggelar vaksinasi anak usia 6-11 tahun secara bertahap. Tahap pertama dilaksanakan di provinsi dan kabupaten/kota.
Baca Juga: Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai 24 Desember, Ini Syaratnya
“Dengan vaksinasi ini, kita berharap anak-anak akan semakin terlindungi, sekaligus mempercepat terciptanya kekebalan komunal,” kata Wamenkes Dante Saksono Harbuwono dikutip dari laman Kemenkes RI.
Dante menyampaikan pemberian vaksin untuk anak usia 6-11 tahun sudah melalui kajian panjang. Kemenkes menjamin vaksinasi aman untuk anak-anak.
“Orang tua jangan ragu mengizinkan anaknya yang usia 6-11 tahun untuk divaksin. Anak-anak juga merupakan kelompok yang rentan terhadap penularan Covid-19,” ujar dia.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan 300 Juta Dosis Vaksinasi Covid-19 Tercapai Akhir Tahun 2021
Dilansir dari sehatnegeriku.kemenkes.go.id, Pemerintah menggunakan vaksin Sinovac atau jenis lain yang sudah memiliki Emergency Use Of Authorization (EUA) dari BPOM.
Untuk vaksin Sinovac, interval pemberian dosis 1 dan 2 adalah 28 hari dengan didahului proses skrining kesehatan.
Hasil penelitian dan kajian menyebutkan vaksin Sinovac yang dikembangkan China ini aman dan efektif diberikan pada usia anak-anak dan remaja.
Baca Juga: Vaksin Booster Mulai Januari, Hanya Gratis untuk 83 Juta Orang, Ini Syaratnya
Badan Pengawas Obat dan Makanan menyetujui sekaligus merekomendasikan pemberian vaksin Sinovac pada anak usia 6-11 tahun.
Namun, seperti pada orang dewasa, efek samping vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun juga kerap terjadi.
Artikel Terkait
5 Juta Vaksin Jadi Sinovac Tiba Di Bandara Soetta
Indonesia Kembali Datangkan 5 Juta Vaksin Sinovac Siap Pakai
Indonesia Kembali Kedatangan 6 Juta lebih Dosis Vaksin Sinovac dan Pfizer
Indonesia Terima Dukungan Vaksin dari Selandia Baru
Ingat! Belum Divaksin Dilarang Pergi-pergi Selama Libur Nataru