Tanam Bawang Merah di Temanggung, Presiden Jokowi Ingin Kepastian Harga Agar Petani Mendapatkan Keuntungan

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Rabu, 15 Desember 2021 | 12:35 WIB
Presiden Jokowi melalukan penanaman bawang merah bersama para petani di Desa Bansari, Temanggung, Selasa (14/12/2021) ( Foto : Presiden Jokowi melalukan penanaman bawang merah bersama para petani di Desa Bansari, TBiro Pers Sekretariat Presiden/Agus Suparto)
Presiden Jokowi melalukan penanaman bawang merah bersama para petani di Desa Bansari, Temanggung, Selasa (14/12/2021) ( Foto : Presiden Jokowi melalukan penanaman bawang merah bersama para petani di Desa Bansari, TBiro Pers Sekretariat Presiden/Agus Suparto)

TITIKTEMU.CO, Temanggung – Presiden Jokowi menekankan pentingnya menyiapkan penyalur (offtaker) yang akan membeli dan menjamin kepastian harga bawang merah tersebut sehingga petani mendapatkan keuntungan.

Hal tersebut dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau lumbung pangan (food estate) di Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Selasa (14/12/2021).

Pada kunjungan tersebut Presiden Jokowi menanam bawang merah bersama para petani  di lahan seluas 339 hektare dan berharap agar produktivitas dan pendapatan para petani dapat terus meningkat.

Baca Juga: Arak-arakan dan Perayaan Tahun Baru di dalam Ruangan Dilarang, Untuk Cegah Lonjakan Covid 19 pasca Nataru

Kepala Negara didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Temanggung HM Al Khadziq.

"Saya bersama-sama dengan Menteri Pertanian, Menteri PU, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Temanggung dan para petani bersama-sama melakukan penanaman bawah merah. Kita lakukan di Kabupaten Temanggung ada 339 hektar," kata Presiden Jokowi.

Presiden mengatakan, Kementerian Pertanian akan terus mendampingi sehingga produksinya semakin baik.

Baca Juga: Liga Premier Inggris: Manchester City Menang Telak 7-0 Lawan Leeds United, Makin Kokoh di Puncak Klasemen

Paling penting lagi adalah pendapatan para petani yang terus meningkat.

"Sehingga ada kepastian harga, tidak dipermainkan oleh para tengkulak. Kita harapkan dengan produktivitas yang semakin baik, intervensi bibit terus diperkuat sehingga kita harapkan pendapatan petani meningkat,” kata Presiden.

“Paling penting juga disiapkan offtaker yang membeli dari bawang merah yang telah kita tanam tadi, sehingga kepastian harga, kepastian yang membeli itu ada dan harga yang ada tidak dipermainkan oleh para tengkulak,” tuturnya.

Baca Juga: Vaksin Booster Mulai Januari, Hanya Gratis untuk 83 Juta Orang, Ini Syaratnya

Kepala Negara juga memastikan akan kembali mengunjungi Temanggung dan melakukan pengecekan setelah panen nantinya untuk memastikan langsung tingkat produksi yang bisa dicapai termasuk keuntungan para petani harus bisa meningkat.

"Saya akan lihat setelah panen. Apakah kita dapat memastikan per hektare mendapatkan berapa ton. Kemudian ongkos produksinya berapa, sehingga ketemu betul bahwa para petani memang mendapatkan keuntungan dari menanam bawang merah ini,” tegas Presiden.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X