TITIKTEMU.CO SEMARANG – Isu panas soal istilah "banteng dalam barisan" dan "celeng yang sudah keluar dari barisan" terkait dengan dinamika atau proses politik deklarasi capres di tubuh PDI Perjuangan, masih terus berlanjut.
Kali ini Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jateng Sumanto angkat bicara atas apa yang disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Surakarta FX Hadi Rudyatmo.
Dia membela Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto. Menurutnya, apa yang dilakukan pria yang akrab disapa Bambang Pacul tersebut merupakan bentuk menjalankan amanah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Baca Juga: Kisruh Banteng vs Celeng di PDIP, Mantan Wali Kota Solo: Bambang Pacul Nggak Pakai Logika
Baca Juga: HIKAYAT CELENG Oleh: Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
“Mas Bambang Pacul itu menjalankan amanahnya, menjalankan perintah Ketua Umum," kata Sumanto, Minggu (17/10), sebagaimana rilis yang diterima TITIKTEMU.CO.
Dikatakan Sumanto, terkait posisi Bambang Pacul yang menjadi Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, DPD dan DPC Partai medukung penuh dan solid. Pasalnya, Bambang Pacul dianggap sudah memberikan bukti prestasi dan bertanggungjawab dengan kedua amanat tersebut.
Baca Juga: Kritik Deklarasi Ganjar Capres, Ketua DPC PDI-P Kebumen: Banteng Selalu dalam Barisan
“Mas Pacul terbukti berprestasi, Jateng menjadi kandang banteng. Terbukti pada Pilpres 2019 di seluruh kabupaten/kota Jateng kita menang. Kemenangan di Jateng ini sekaligus menjadi kunci dan menutup kekalahan di provinsi lainnya," tegas Sumanto.
Berdasarkan data, terang Sumanto, pada Pilpres 2019 di Jateng, pasangan Jokowi - KH Maruf Amin menang 77,29%. Perolehan suaranya mencapai 16.825.511 suara, sedangkan Prabowo-Sandi hanya meraih 4.944.447 suara. Selisih 11.881.064 suara kemenangan ini bisa menutup kekalahan di 3 provinsi, bahkan surpus sekitar 3 juta suara.
Menurutnya, prestasi lainnya yakni soal perolehan kursi DPRD Jateng yang semula dari 27 kursi menjadi 42 kursi. Begitupun untuk DPR RI dapil Jateng dari 18 kursi menjadi 26 kursi. Kemudian pada pilkada di Jateng, dari 21 pilkada maneng di 17 kabupaten/kota.
Baca Juga: Polemik Deklarasi Ganjar Capres, Pengurus PDI-P Jateng Balas Tudingan Loyalis Ganjar Pranowo
“Komandan Pacul terbukti berprestasi dalam setiap menjalankan amanah dari ketua umum. Oleh karena itu, kita percaya dan yakin beliau menjadi komandan pertempuran di 2024 agar partai bisa menang hatrick," ujarnya.
Sebelumnya Ketua DPC PDI Perjuangan Solo FX Hadi Rudyatmo menanggapi sindiran Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul soal kader celeng yang mendukung pencapresan Ganjar Pranowo.
Artikel Terkait
Tahun 2024 Masih Lama. Sudah Ada Yang Deklarasi Capres!
Menko Airlangga Blusukan ke Kampung UMKM Kuliner, Dikenalkan sebagai Capres
Prabowo Subianto Tinjau Latihan Pembulatan Komcad di Pusdik Kopassus Batujajar
HUT ke-76 TNI, Gerindra Unggah Foto Prabowo Subianto Naik Jeep Bertopi Koboi Bintang Tiga
Ganjar Pranowo Temu Kangen Dengan Warga Papua yang Pernah Berdomisili di Jawa Tengah
Dewan Pengarah BRIN Sudah Dilantik Presiden Jokowi, Simak Susunan Lengkap Keanggotannya