"Kami menggarap penyuluhan untuk para penyuluh. Di antaranya ke pesantren, pasar rakyat, ibu ibu PKK, juga anak-anak muda. Pasar Rakyat, karena pedagang masih minim Prokes. Ibu PKK karena peran para Ibu sangat penting dalam disiplin Prokes di rumah tangga," kata dia.
Pihaknya juga bekerja sama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia untuk memberikan edukasi Prokes bagi anak usaia bawah 12 tahun, yang belum bisa mendapatkan vaksinasi.
Meski disiplin 3M masih tinggi, menurut Gani, upaya mendorong masyarakat sadar terus mengenakan masker dengan benar perlu terus digencarkan.
"Dengan mengenakan masker maka kita akan terlindungi sampai 80% dari penularan," ujar Gani.***
Artikel Terkait
Bangun Kolaborasi Mendisiplinkan Prokes, Kabupaten Pulau Taliabu Diberi Penghargaan
Torang Bisa! Wujudkan PON XX dan Peparnas XVI Papua yang Aman dengan Prokes dan Vaksinasi
Kesadaran Masyarakat Menerapkan Prokes Makin Meningkat Selama PON XX Papua Berlangsung
Langgar Prokes, Polisi Amankan Puluhan Suporter Persis Solo
Pandemi Terkendali, Acara Keagamaan dan Liburan Harus Tetap Menerapkan Prokes Ketat