Menjelang Maulid, libur Natal dan Tahun Baru, menurut Reisa terdapat beberapa upaya yang akan dan sedang dilakukan pemerintah.
Di antaranya, memastikan pelonggaran aktivitas diikuti pengendalian lapangan yang ketat, meningkatkan vaksinasi lansia, mendorong percepatan vaksinasi anak, mengantisipasi mobilitas pelaku perjalanan internasional, mendorong pemerintah daerah mengawasi dan mengedukasi warga, serta memastikan kepatuhan masyarakat akan Prokes.
Baca Juga: Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kemenag 14-28 Oktober, Catat Jadwal dan Lokasinya!
Reisa menandaskan, sebelum menghadiri acara besar atau liburan, masyarakat perlu melakukan tiga syarat wajib adaptasi kebiasaan baru.
Ketiga hal tersebut adalah : Pastikan diri sudah divaksinasi. Kemudian, jangan lengah, tetap bermasker di ruang publik dan tidak dibuka saat bertemu orang lain. Selain itu, persiapan sebaik mungkin.
“Pandemi masih ada, virusnya masih mengintai kita. Namun dengan vaksinasi, masker dan persiapan baik, kita akan dapat menekan risiko serendah mungkin,” tegas Reisa.***
Artikel Terkait
Panglima TNI Ingatkan Santri dan Masyarakat Tetap Pakai Masker serta Disiplin Prokes
Bangun Kolaborasi Mendisiplinkan Prokes, Kabupaten Pulau Taliabu Diberi Penghargaan
Torang Bisa! Wujudkan PON XX dan Peparnas XVI Papua yang Aman dengan Prokes dan Vaksinasi
Kesadaran Masyarakat Menerapkan Prokes Makin Meningkat Selama PON XX Papua Berlangsung
Langgar Prokes, Polisi Amankan Puluhan Suporter Persis Solo