Alami Luka dan Trauma Psikologis Korban Kebiadaban KST Di Kiwirok Dirawat Di RS TK II Marthen Indey Papua

photo author
Redaksi TITIKTEMU, TitikTemu.co
- Minggu, 19 September 2021 | 07:28 WIB
Para korban penyerangan KST Papua sedang mendapatkan  perawatan secara intensif di Rumah Sakit TK II Marthen Indey. (pic. puspen tni)
Para korban penyerangan KST Papua sedang mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah Sakit TK II Marthen Indey. (pic. puspen tni)

TITIKTEMU.CO JAYAPURA - Kodam XVII/Cenderawasih saat ini telah memberikan perawatan terhadap para korban kekerasan, kekejaman dan kebiadaban dari Kelompok Separatis Teroris (KST) yang terjadi di Distrik Kiwirok, Kab. Pegunungan Bintang.

Para korban hingga Sabtu (18/9) sebagaimana rilis Puspen TNI yang diterima TITIKTEMU.CO masih  dirawat secara intensif di Rumah Sakit TK II Marthen Indey Jayapura, Papua.

Saat dikonfirmasi Karumkit TK II Marthen Indey Kolonel Ckm dr. I. Ketut Djulijasa, Sp.B., menyampaikan bahwa saat ini seluruh korban telah mendapatkan perawatan secara intensif.

“Para korban saat ini sedang mendapatkan  perawatan secara intensif di Rumah Sakit TK II Marthen Indey. Bapak Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A memberikan perhatian penuh terhadap pengobatan seluruh korban dan memerintahkan agar semua korban diberikan penangan dan perawatan yang terbaik,” terang Karumkit.

Baca Juga: Sosok Suster Gabreila Meilani, Nakes yang Tewas dalam Serangan KKB di Papua

Selanjutnya dijelaskan Kolonel Ketut bahwa saat ini masih terdapat 5 orang yang dirawat di RS. TK II Marthen Indey.

 “Lima orang nakes yang mengalami luka ringan setelah dilaksanakan pemeriksaan secara intensif dan kemarin atas permintaan sendiri sudah kembali ke rumah sanak famili yang berada di Jayapura, sedangkan 4 nakes lainnya dan 1 anggota TNI masih dilakukan perawatan,” jelas Karumkit.

Lebih lanjut disampaikan Kolonel Ketut, bahwa selain mengalami kekerasan fisik, para korban juga masih mengalami trauma psikologis akibat tindakan kekerasan dan kekejaman yang dilakukan oleh KST.  

Baca Juga: Kasus Penyerangan di Papua, Komnas HAM Dinilai Tidak Peka. Netizen: Komen Woy..

“Selain memberikan pengobatan secara fisik,  pihak Rumah Sakit juga memberikan terapi psikologis kepada para korban dimana para korban tersebut juga mengalami trauma psikologis. Mari kita doakan semoga para korban dapat segera pulih dan sehat kembali,” tutup Karumkit TK II Marten Indey. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Puspen TNI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X