TITIKTEMU.CO – JAKARTA - Akun instagram resmi Komnas HAM @komnasham dibanjiri hujatan netizen hingga Sabtu (18/9/2021).
Warganet menilai terkait tragedi penyerangan fasilitas kesehatan di Papua sudah berlangsung sejak lima hari lalu, namun Komnas HAM belum merespon.
“Komen woy, bikin pernyataan kek .. belasungkawa kek.. ini sama skali gk ada????” tulis akun instagram @terganteng77 di salah satu postingan @komnasham.
Baca Juga: Helikopter TNI Ditembak KKB Saat Hendak Evakuasi Nakes di Pegunungan Bintang Papua
Diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang fasilitas kesehatan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin 13 September 2021.
Selain membakar Puskesmas dan Barak Medis, KKB juga menganiaya tenaga kesehatan.
Media lokal di Jayapura menyebut penyerangan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo.
“Kalo korban dari KKB kalian teriak2 HAM, giliran korban dari pihak sipil & aparat kalian diem. (Komnas Ham) lembaga gak guna bubarin aja,” tulis @gonel_arfaozil2.
Baca Juga: Nakes Diserang KKB, 1 Tewas. IDI Papua Minta Gubernur Papua Lindungi Nakes
“Mana HAM untuk nakes Gabriela.. Padahal jelas dalam strategi perang yg di isi sama sektor kemanusiaan kalo jd korban itu sudah jadi kejahatan perang...
Tolong Komnas ham buka suara atau jgn jgn pgn kayak KPI di cemooh gt?” sambung @kristian_wisnu_s.
Para netizen meenyayangkan sikap Komnas HAM yang terkesan tidak pedduli dengan insiden kemanusian tersebut.
Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Mathius Fakhiri bahkan sampai menyebutkan KKB bukan manusia.
Artikel Terkait
TNI Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Titik Nol Kampung Sota, Merauke
Panglima TNI Hadiri Sidang Tahunan MPR dan DPR RI di Jakarta
Panglima TNI dan Menlu Jemput WNI Yang Dievakuasi Dari Afghanistan. Ternyata Ada 7 Orang Asing Ikut Dievakuasi
Sinergitas Kejaksaan dan TNI, Optimalkan Penegakan Hukum dan Disiplin Prajurit
Panglima TNI Mutasi 150 Perwira Tinggi, Diantaranya Wakil KSAU dan Pangdam Tanjungpura