TITIKTEMU.CO
JAKARTA, DKI - Belakangan ini beredar situs PeduliLindungi palsu dengan tampilan mirip situs resmi PeduliLindungi. Salah satunya adalah pedulilindungia.com. Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemen Kominfo) meminta masyarakat waspada.
“Situs pedulilindungia.com bukan milik pemerintah yang digunakan untuk penanganan Covid-19. Kami imbau masyarakat waspada,” kata Juru bicara Kemenkominfo, Dedy Permadi, dikutip Titiktemu.co dari Antara, Jumat (10/9).
Baca Juga: Yuk lebih tahu makna warna-warna di aplikasi PeduliLindungi
Dedy menegaskan seluruh isi dan informasi dalam situs pedulilindungia.com tidak terkait dengan situs PeduliLindungi.id. Situs palsu itu juga tidak berhubungan dengan upaya Pemerintah dalam menangani Covid-19 dalam bentuk apapun.
“Kementerian Kominfo sudah memutus akses pedulindungia.com. Situs itu menggunakan atribut logo, gambar, dan tampilan menyerupai pedulilindungi.id,” jelas Dedy.
Kemenkominfo meminta masyarakat hanya mengakses situs resmi pedulilindungi.id, dan mengunduh aplikasi PeduliLindungi yang resmi, baik di Play Store maupun App Store. Saat mengunduh wajib memastikan terdapat nama Kemen Kominfo di bawah tulisan PeduliLindungi.
PeduliLindungi digunakan Pemerintah sebagai sistem pelacakan kontak atau contact tracing untuk mengatasi penyebaran Covid-19. PeduliLindungi juga dimanfaatkan dalam program vaksinasi.
Sertifikat digital vaksinasi diberikan melalui PeduliLindungi. Aplikasi ini sudah menjadi bagian dari protokol kesehatan, yaitu wajib vaksin yang ditunjuukan dengan sertifikat vaksin. Pusat perbelanjaan, stasiun, terminal dan tempat publik lain bisa diakses dengan aplikasi PeduliLindungi.
Bagamana ciri-ciri situs PeduliLIndungi palsu itu?
Situs palsu itu menggunakan tambahan huruf ‘a' di belakang sehingga menjadi: pedulindungia.com. Sedangkan situs asli adalah pedulilindungi.id. Waspadai nama domain ini sebelum mengakses PeduliLindungi. Jangan sampai salah.
Baca Juga: Mulai Berlaku, Sertifikat Vaksin Syarat Naik KRL. Jangan Lupa Bawa KTP!
Pada situs palsu bagian atas menampilkan tulisan: “Sudah melakukan vaksinasi COVID-19? Masukkan ponsel dengan pencarian nama”. Pada situs Pedulilindungi yang asli tulisannya seperti ini: “Sudah melakukan vaksinasi COVID-19? Cek sertifikat Anda di sini”.