nasional

HAJI 2022: Menag: Alhamdulillah, Calhaj Indonesia Bisa Berangkat. Salah Satu Syaratnya di Bawah Usia 65 Tahun

Sabtu, 9 April 2022 | 15:14 WIB
Menag RI Yaqut Cholil Qoumas (Kemenag)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Kerajaan Arab Saudi, hari Sabtu (9/4) waktu setempat, resmi mengumumkan penyelenggaraan haji 1443 H dengan total jemaah mencapai 1 juta orang.

Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi. Menanggapi hal tersebut, Indonesia menyambut positif pengumuman terbaru dari otoritas Saudi itu.

Baca Juga: HAJI 2022 : Alhamdulillah, Ibadah Haji 2022 Dibuka untuk 1 Juta Jemaah, Bagaimana Pembagian Kuotanya?

Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan rasa syukur terkait kepastian keberangkatan jemaah haji Indonesia pada tahun 2022 ini.

"Syukur alhamdulillah, jemaah haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di tanah air," tegas Menag Yaqut.

Menag mengatakan, batalnya pemberangkatan jemaah haji Indonesia dalam dua tahun terakhir telah menyebabkan kerinduan mendalam dari jemaah Indonesia untuk ke Tanah Suci.

Baca Juga: Haji 2022 : Biaya Haji Berubah Setiap Tahun. Ini Daftar Biaya Haji sejak tahun 2015

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi yang memberi kesempatan tahun ini bagi jemaah Indonesia, untuk memenuhi panggilan beribadah haji," tuturnya.

Menurut Yaqut, berapapun kuota yang diberikan, Indonesia siap menyelenggarakan haji, karena persiapan dengan berbagai skenario pemberangkatan, telah dilakukan selama ini.

"Kita akan optimalkan berapapun kuota yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap," tegasnya.

Baca Juga: Menag Akan ke Arab Saudi Bahas Haji 2022. Indonesia akan Minta Jatah Kuota Negara Lain yang Tak Terpakai

Menag memastikan Jemaah Indonesia bakal dilayani dengan baik.
"Kita siap dan akan lakukan persiapan sebaik mungkin, untuk memastikan jemaah terlayani dengan baik," lanjutnya.

Hal senada disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief.
Menurut Hilman, kepastian adanya keberangkatan jemaah dari luar Saudi, telah membuka seluruh simpul persiapan penyelenggaraan yang selama ini terus dilakukan.

"Ini kabar gembira. Kepastian adanya kuota ini akan segara kami tindaklanjuti dengan finalisasi sejumlah langkah taktis yang telah dilakukan. Persiapan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, akan segera difinalkan," ujar Hilman.

Halaman:

Tags

Terkini