Lebih lanjut, Arifin mengatakan Kemenag memprioritaskan jamaah umrah yang menggunakan pesawat Garuda dan Saudi Airlines dengan perjalanan direct flight.
Pasalnya, Pemerintah Saudi menutup umrah pada 27 Februari 2020 lalu, sebanyak 59.757 jamaah tertunda.
Dari jumlah itu, sekitar 18.752 sudah memiliki visa, tiket, dan siap diberangkatkan.
“Itu kita prioritaskan dulu karena sudah dua tahun PPIU tidak memberangkatkan, travel bisa terancam. Apalagi masyarakat terus mendesak segara diberangkat,” jelas Arifin.***