TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan kasus varian Omicron di Indonesia bertambah menjadi 5 orang dari sebelumnya 3 orang.
Dua tambahan terakhir merupakan pelaku perjalanan dari London. Kedu kasus tambahan ini merupakan bagian dari 11 orang yang sebelumnya probable omicron.
Hasil pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) dari kedua pasien varian Omicron terbau itu keluar pada Senin (20/12/12/2021).
Baca Juga: Omicron Menyebar, Indonesia Tambah Tiga Negara dalam Daftar Larangan Masuk
“Ada tambahan 2 kasus. Itu bagian dari 11 kasus probable hasil pemeriksaan S-Gene Target Failure (SGTF),” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, Rabu (22/12/2021), dikutip dari laman Kemenkes.
Siti menambahkan saat ini keduanya sudah menjalani karantina di di Wisma Atlet, Jakarta," katanya dikutip dari laman resmi Kemenkes, Rabu (22/12/2021).
Diketahu, sebelumnya tiga kasus positif virus corona varian omicron terdeteksi beberapa wkatu lalu.
Baca Juga: Kasus Omicron di Indonesia Tambah Dua, Masih Berani ke Luar Negeri?
Ketiganya adalah petugas kebersihan Wisma Atlet Kemayoran, serta dua WNI yang baru tiba dari Amerika Serikat dan Inggris.
Sejak munculnya kasus positif varian Omicron pertama di Indonesia, Pemerintah melakukan pengetatan di pintu masuk negara, baik udara, laut, dan darat.
Positivity rate di pintu masuk laut dan darat 10 kali lebih tinggi daripada di udara dan darat.
Baca Juga: Omicron Masuk Indonesia, Begini Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi
Kesadaran diri dan menahan keinginan berpergian, menurut Nadia, harus dilakukan oleh masyarakat demi kebaikan bersama.
“Menjelang hari natal dan tahun baru alangkah lebih baik tidak melakukan perjalanan. Saya meminta masyarakat untuk bekerja sama mencegah penularan virus Covid-19,” kata Nadia.