nasional

Ketok Palu! Gara-gara Omicron, Pemerintah Tunda Umrah hingga Tahun Depan

Sabtu, 18 Desember 2021 | 18:12 WIB
Ibadah Umrah (Wikimedia Commons)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menunda pemberangkatan umrah hingga Januari 2022. Kebijakan itu menyusul terdeteksinya varian Omicron di Indonesia.

Penundaan umrah diputuskan dalam rapat koordinasi bersama Kemenag, Kemlu, Kemenkes, Kemenhub dan asosiasi penyelenggara umrah, KJRI, dan Konjen Jeddah, Jumat (17/12/2021).

“Kami sudah rapatkan bersama-sama, semuanya siap melaksanakan keputusan presiden ataupun keputusan menteri,” kata Direktur pada Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Nur Arifin dikutip dari Antara.

Baca Juga: Arab Saudi Batalkan Syarat Usia Maksimal 50 Tahun untuk Jamaah Umrah

Namun, pihak asosiasi tetap meminta pemberangkatan umrah perdana pada 23 Desember 2021 dengan jumlah kecil. Mereka siap berhati-hati dalam pemberangkatan itu.

“Usulan itu sudah saya sampaikan ke Dirjen, tapi kemarin arahan Pak menteri umrah ditunda,”ujar Arifin.

Dia menambahkan setelah 2 Januari 2022 Kemenag akan terus mengevaluasi terkait perkembangan Covid 19 di Indonesia, terutama dengan masuknya varian Omicron.

Baca Juga: Arab Saudi Cabut Larangan Penerbangan Langsung dari Indonesia, Kemenag Bahas Teknis Umrah

Jika kondisi Covid-19 semakin membaik, Kemenag akan kembali membahas regulasi umrah terbaru. Pembahasan belum bisa dilakukan karena kondisi masih fluktuatif.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief menegaskan pemerintah mengutamakan keselamatan jemaah di masa pandemi.

“Apalagi ini Omicron sudah masuk Indonesia.  Keberangkatan jemaah umrah kembali ditunda hingga awal 2022,” ujar Hilman, Sabtu (18/12/2021).

Baca Juga: Temui Gubernur Makkah, Menag Yaqut : Indonesia Siap Jalankan Ketentuan Saudi Arabia terkait Haji dan Umrah

Sebelumnya Pemerintah berencana memberangkatkan jemaah umrah perdana pada Kamis (23/12). Penerbangan itu terpaksa harus kembali ditunda.

Hilman mengatakan penundaan tersebut merupakan keputusan yang pahit. Namun, keputusan tersebut diambil demi kebaikan bersama.

Halaman:

Tags

Terkini