Laporan Pusat Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) edisi 1-8 Desember menyebut penderita varian Omicron paling banyak mengeluhkan batuk.
Baca Juga: Ribuan Hoaks Soal Covid-19 Beredar, Masyarakat Diminta Waspada terhadap Berita Palsu Soal Omicron
Gejala lain yang umum dirasakan penderita varian Omicron adalah mudah lelah. Kemudian pilek atau hidung tersumbat.
Meski gejala yang dialami pengidap Covid-19 Omicron tergolong ringan, namun CDC mengingatkan varian ini bisa mengganggu sistem kesehatan karena mudah menular.
Selain tiga gejala, penyakit penyerta yang dialami penderita varian omicron adalah demam (38%), mual dan muntah (22%), sesak napas (16%), diare (11%), dan anosmia (8%).
Baca Juga: Awas Omicron! Ini Aturan Baru Perjalanan Internasional dari Satgas Covid-19
Masih menurut CDC, varian Omicron banyak menjangkiti kelompok umur 18-39 tahun (58%), 40-64 tahun (23%), umur 65 tahun ke atas (9%) dan 18 tahun ke bawah (9%).
“Kami belum menerima laporan pengidap Covid-19 varian Omicron yang meninggal dunia. Rasio penderita yang dirawat di RS juga rendah, yaitu hanya 2%.***