TITIKTEMU.CO LUMAJANG - Bersama Danlanud Abdurrahman Saleh, Marsma TNI Zulfahmi, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Minggu (5/12) memantau langsung lokasi terdampak di 2 Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro melalui helikopter milik TNI AU.
Seperti dilaporkan laman Pemkab Lumajang, dalam berita pantauan menggunakan pesawat helikopter yang dilakukan Bupati itu juga disertakan foto udara terkini salah satu area yang terdampak letusan Gunung Semeru.
Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Sebanyak 902 Warga Mengungsi
Baca Juga: BNPB: Erupsi Gunung Semeru, Hingga Minggu Pagi, 13 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
"Saya dan Danlanud Abdurrahman Saleh melihat langsung kondisi bencana dari helikopter, belum dimungkinkan untuk mendarat di lokasi bencana karena asap panas masih terlihat," ungkap bupati.
Usai memantau lewat udara, bupati menggelar apel pasukan.
Baca Juga: 7 Letusan Gunung Paling Dahsyat & Mematikan di Indonesia
Dalam sambutannya ia berpesan agar dalam misi evakuasi warga, tim evakuator memperhatikan keselamatan diri mengingat kondisi medan sulit dan masih terdapat titik-tik lahar panas.
"Pastikan relawan dan tim evakuator menjadi prioritas keselamatan juga," ujarnya.
Dijadwalkan Bupati dan Gubernur Jawa Timur beserta Danlanud Abdurrahman Saleh akan bertolak menuju Kecamatan Pronojiwo menggunakan helikopter. Dimana diketahui akses darat menuju Kecamatan Pronojiwo terputus akibat ambruknya Gladak Perak.
Baca Juga: Gunung Semeru Level II Waspada, Ini yang Harus Dilakukan Warga
Danlanud direncanakan akan kembali membawa helikopter puma yang lebih besar untuk menuju Pronojiwo, sebagai bentuk bantuan untuk warga terdampak erupsi Semeru. ***