nasional

Sosok Roehana Koeddoes di Google Doodle Hari Ini, Siapa Dia?

Senin, 8 November 2021 | 18:46 WIB
Roehana Koeddoes di Google Doodle (Tangkapan layar Google)

Ia belajar langsung dari ayahnya yang jurnalis. Meski tidak pernah mendapat pendidikan formal, ayahnya selalu membawakan bacaan-bacaan dari kantornya.

Roehana membaca banyak literasi dan berbagi berita dengan teman-teman sebayanya pada usia tujuh tahun. Usia di mana umumnya diisi dengan bermain.

Baca Juga: Empat Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional 2021, Ini Profilnya

Dilansir dari laman Indonesia.go.id, Roehana Koeddoes kemudian menyadari adanya ketidaksetaraan sekolah pribumi putri. Ia pun mulai berpikir mendirikan sekolah sendiri.

Berangkat dari situ, Roehana mendirikan Sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) pada 11 Februari 1911.

Sekolah ini fokus pada kaum perempuan dengan mengajarkan keterampilan untuk mengangkat derajat perempuan Melayu di Minangkabau.

Baca Juga: Peringatan Hari Pahlawan 2021, Berikut Logo dan Maknanya

Kepada para perempuan pribumi, Roehana Koeddoes mengajari menulis, membaca, berhitung, juga menyulam dan menjahit.

Roehana mendapat ketrampilan menyulam, menjahit, dan merajut dari tetangganya yang orang Belanda di Alahan Panjang.

Bukan hanya kterampilan, Roehana juga memprluas bacaannya pada majalah-majalah terbitanBelanda, mulai politik, gaya hidup, dan pendidikan Eropa.

Baca Juga: Tragedi G30S/PKI, Kisah Penculikan dan Pembunuhan 7 Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya

Sekolah pertamanya didirikan di kota kelahirannya. Ia memperluas pengaruhnya setelah pindah ke Bukittinggi dengan menjadi jurnalis di Oetoesan Melajoe.

Roehana tercatat sebagai jurnalis perempuan pertama Indonesia. Ia sangat menarih perhatian pada masalah pendidikan dan perempuan.

Pemilik Oetoesan Melajoe, Datoek Soetan Maharadja, kemudian mendorong Roehana untuk mendirikan surat kabar sendiri.

Baca Juga: Insiden Hotel Yamato: Pengibaran Bendera Merah Putih Biru yang Membuat Murka Arek-arek Surabaya

Halaman:

Tags

Terkini