TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Indonesia kembali kedatangan 1.140.750 dosis vaksin Pfizer Minggu (19/9) yang merupakan tahap ke-69.
Total vaksin yang tiba di Indonesia 257.350.400 dosis. Vaksin tahap ketiga dari AS ini bagian dari 4.644.900 dosis tambahan melalui dose-sharing mechanism.
Menurut Menkom Info Johnny G Plate, sebelumnya Indonesia menerima vaksin Pfizer dari AS sebanyak 2.632.500 dosis dalam dua tahap.
Baca Juga: 274.950 Dosis Vaksin Pfizer Tiba Lagi, Uji Kliniknya Efikasi Berhasil 95,5 Persen
Pada 16 September sebanyak 877.500 dosis, dan pada 17 September 1.755.000 dosis. Rencananya tahap keempat sebanyak 871.650 tiba pada 23 September.
“Total kalau dengan vaksin Moderna sudah 8.000.160, jadi dose-sharing Pemerintah AS akan berjumlah 12.645.060 dosis,” jelas Johnny.
Sebelumnya, Jumat (17/9/2021), Indonesia juga kedatangan 5 juta dosis vaksin Sinovac. Vaksin tahap ke-68 ini diperoleh melalui skema pembelian langsung.
Baca Juga: TNI Dukung Percepatan Serbuan Vaksin Dengan Berbagai Program Dan ke Berbagai Daerah
Dikutip TITIKTEMU.CO dari indonesia.go.id, Menlu Retno Marsudi mengatakan pemerintah berupaya mengamankan kebutuhan vaksin nasional.
Selain melalui pembelian langsung (direct purchase) dan kerja sama, Indonesia juga menerima bantuan dan hibah vaksin dari negara lain.
“Ini termasuk berbagi dosis atau dose sharing. Seluruh negara melakukan ini untuk mendorong kesetaraan akses vaksin,” kata Retno.
Baca Juga: Kebut Vaksinasi, Indonesia Kembali Kedatangan 1,2 Juta Dosis Vaksin Pzifer
Menlu Retno sedang melakukan kunjungan kerja ke Los Angeles dan Houston untuk bertemu sejumlah perusahaan pengembang dan teknologi vaksin multiflatform.
“Ini kunjungan lanjutan saya ke Wasington DC. AS dan Indonesia sepakat kerja sama memperkuat ketahanan kesehatan nasional," kata Retno.