nasional

Dikhawatirkan Bawa Varian Covid-19 Mu,  Surabaya Karantina 240 Pekerja Migran

Kamis, 16 September 2021 | 11:37 WIB
Para pekerja migran Indonesia tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya. (indonesia.go.id)

TITIKTEMU.CO, SURABAYA – Sebanyak 240 Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjalani karantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Mereka baru tiba di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (15/9/2021). Para pekerja migran wajib tes swab, dan menjalani karantina selama tiga hari.

Langkah itu dilakukan Pemkot Surabaya sebagai antisipasi masuknya varian baru Covid-19 jenis Mu. Seperti diketahui, varian baru Covid-19 Mu sudah tersebar di sejumlah negara.

Baca Juga: Patut ditiru, Bantu Warga Isoman, UPN Ajak Warung Sekitar Dirikan Dapur Umum

Dilansir TITIKTEMU.CO dari situs resmi indonesia.go.id, Kamis (16/9/2021), kedatangan 240 PMI terbagi dalam dua kloter.

Sebanyak 180 pekerja migran Indonesia tiba dengan penerbangan Jetstar 3K247 dari Singapura pukul: 12.55 WIB.

Sedangkan Kloter kedua sebanyak 160 orang dengan penerbangan Air Asia dari Malasyia pada pukul 14.35 WIB.

Baca Juga: TNI Siagakan Pos-Pos Perbatasan, Cegah Masuknya Varian Baru Covid-19 ke Indonesia

Selain di asrama haji, sejumlah PMI juga menjalani karantina mandiri di sejumlah hotel di Surabaya. Petugas BPBD, Satpol PP, TNI dan Polri melakukan pengamanan dan pendataan.

Karantina dan tes swab merupakan prosedur standar protokol kesehatan untuk setiap individu yang baru datang dari luar negeri.

Saat datang, mereka wajib menunjukkan hasil negatif melalui RT-PCR yang berlaku 3x24 jam sejak diterbitkan ke dalam e-HAC Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Pantau 3 Varian Virus Baru Agar Tidak Masuk ke Indonesia

Mereka juga wajib menjalani karantina selama 8 x 24 jam ditempat ketibaan, serta tes swab PCR dua kali.

Selama menunggu hasil RT-PCR, WNI harus menjalani karantina ditempat yang disediakan pemerintah.

Halaman:

Tags

Terkini