Waah! Waspada! Ada Varian Baru Virus Corona Yang Dideteksi Mampu Melemahkan Obat

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Selasa, 7 September 2021 | 13:11 WIB
Ilustrasi virus Corona varian Lambda. (Global Look Press)
Ilustrasi virus Corona varian Lambda. (Global Look Press)

TITIKTEMU.CO

JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi memasukkan varian baru virus corona dengan nama Mu per tanggal 31 Agustus 2021. Varian Mu saat ini diklasifikasikan sebagai variant of Interest (VoI). Varian virus corona baru itu telah terdeteksi sejak bulan Januari lalu ke dalam pantauan khusus. Varian virus baru ini disebut mampu melemahkan obat.

Sementara itu Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono memastikan, varian baru virus Corona Mu atau B.1.621 belum terdeteksi di Tanah Air. 

Ia mengatakan hal tersebut setelah dilakukan pemeriksaan 7.000 sampel dengan menggunakan metode whole genome sequencing (WGS). 

"Beberapa tempat di sekitar kita varian Mu ini belum terdapat, kita sudah melakukan genome sequencing terhadap 7.000-an orang di seluruh Indonesia dan belum terdeteksi varian Mu," kata Dante melalui YouTube Sekretariat Presiden dalam konpers perpanjangan PPKM, Senin (6/9/2021). 

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, DIY Level 3, Bali Bertahan di Level 4

Dante mengatakan, dalam konteks laboratorium, varian Mu memiliki resistensi terhadap vaksin. Namun, penyebaran varian ini tidak sebesar varian Delta. "Mudah-mudahan varian Mu akan abortif seperti varian Lambda beberapa waktu lalu di Peru," ujarnya. 

Baca Juga: Pria Vietnam Dipenjara 5 Tahun Karena Tularkan Virus Corona

Menurut WHO, Variant of Interest (VOI) merujuk pada varian virus SARS-CoV-2 yang secara genetik mampu memengaruhi karakter virus itu sendiri. Semua virus, termasuk SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 bermutasi dari waktu ke waktu. Sebagian besar mutasi memiliki sedikit atau tidak berpengaruh pada sifat virus. 

Namun, mutasi tertentu dapat memengaruhi sifat virus dan memengaruhi seberapa mudah virus itu menyebar, tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkannya, dan ketahanannya terhadap vaksin, obat-obatan, dan tindakan pencegahan lainnya.

Baca Juga: Kasus Covid Jateng Menurun, Potensi Euforia Perilaku Wisatawan Perlu Dicegah

Beberapa karakter yang dapat berubah di antaranya adalah kemampuan penularan, tingkat keparahan penyakit yang disebabkan, pelepasan kekebalan, bahkan mampu menghindari diagnostik serta pengobatan.

WHO menambahkan berdasarkan sifat-sifat tersebut, varian Mu bisa menjadi penyebab penularan komunitas yang signifikan atau pembentukkan klaster Covid-19 baru. (ipiek)***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X