nasional

Jokowi Minta Dukungan Berbagai Pihak Soal Pindah Ibukota Karena Problematika DKI Jakarta Begitu Kompleks

Minggu, 12 September 2021 | 18:32 WIB
Presiden Jokowi mengumpulkan elite partai pendukungnya di Istana, 25 Agustus 2021 lalu (foto: indonesia.go.id)

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Presiden Jokowi mengumpulkan pimpinan partai koalisi guna memastikan rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Presiden Jokowi juga telah mengumpulkan para pimpinan lembaga tinggi negara terkait hal itu.  

Sekjen Partai Nasdem, Johnny G Plate mengatakan, baik presiden maupun para ketua umum dan Sekjen parpol memastikan rencana pemindahan ibu kota negara tetap berjalan di tengah situasi pandemi virus corona.

“Presiden Jokowi dan para petinggi partai berpandangan bahwa ibu kota negara perlu dipindahkan karena problematika DKI Jakarta yang begitu kompleks.” Kata Johny G. Plate dikutip titiktemu.co dari laman www.indonesia.go.id.

Baca Juga: Peduli Sesama, Kodam XVII/Cenderawasih Terus Gencarkan Serbuan Vaksinasi

Presiden Joko Widodo sendiri telah bertemu dengan para petinggi partai politik penyokong pemerintah, pada 25 Agustus lalu. Ihwal pertemuan tersebut, salah satunya membicarakan rencana pemindahan ibu kota negara.

Baca Juga: Kematian Nakes Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di Asia: Sampai Sekarang Benar-benar Kehilangan...

Johnny G Plate mengatakan, persiapan legislasi pembangunan ibu kota baru akan mulai diproses bersama oleh pemerintah dan DPR. Namun untuk pelaksanaan pembangunannya, dampak pagebluk corona masih menjadi pertimbangan.

"Disadari bahwa pembangunan ibukota baru ini akan disesuaikan penjadwalannya sebagai dampak dari pandemi Covid-19," kata Johnny.

Pertemuan antara presiden dan para elite partai koalisi digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta. Hadir dalam pertemuan itu tujuh ketua umum partai koalisi yang didampingi tujuh sekretaris jenderal.

Baca Juga: Seleksi Kompetensi Dasar CASN di Bakamla RI Sudah Dilaksanakan. Berapa Ambang Batas Nilai Untuk Lolos

Ketujuh elite partai itu yakni Megawati Soekarnoputri bersama Sekjen Hasto Kristyanto, Ketum Gerindra Prabowo Subianto beserta Sekjen Ahmad Muzani, Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus, Ketum Nasdem Surya Paloh bersama Sekjen Johnny G Plate, Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dan Sekjen Hasanuddin Wahid, Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ketum Suharso Monoarfa beserta Sekjen Arwani Thomafi, dan Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan bersama Sekjen Eddy Suparno.

Plate menambahkan, dua hari kemudian, pada 27 Agustus 2021, Presiden Jokowi juga mengumpulkan pimpinan lembaga tinggi negara di Istana Negara, Jakarta. Dalam pertemuan itu, topik pembicaraannya pun masih berkisar pada rencana pemindahan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

"Presiden Jokowi juga mengungkap pembangunan ibu kota negara baru akan tetap berjalan, namun menunggu waktu yang tepat," kata Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani dalam keterangan tertulis, Jumat, 27 Agustus 2021.

Baca Juga: Akun Facebook Bupati Klaten Minta Duit ke Warga Dilaporkan ke Polisi

Halaman:

Tags

Terkini