Di rumah sederhananya, harapan itu terdengar sangat biasa—bisa membeli beras, lauk, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tetapi bagi keluarga Darmi, hal-hal sederhana itulah yang justru paling sulit ketika bantuan berhenti.***
Di rumah sederhananya, harapan itu terdengar sangat biasa—bisa membeli beras, lauk, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tetapi bagi keluarga Darmi, hal-hal sederhana itulah yang justru paling sulit ketika bantuan berhenti.***