nasional

Dapur MBG Bisa Dibuka Pakai Uang? BGN Bongkar Modus Oknum yang Catut Nama Pimpinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:01 WIB
Dapur MBG Bisa Dibuka Pakai Uang? BGN Bongkar Modus Oknum yang Catut Nama Pimpinan (Instagram @badangizinasional.ri)

TITIKTEMU.CO-Kalau ada yang datang membawa nama pimpinan BGN lalu meminta uang agar dapur MBG bisa kembali beroperasi, jangan buru-buru percaya. Badan Gizi Nasional (BGN) justru meminta mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) waspada terhadap modus semacam ini.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan, pihak yang mengaku bisa membantu membuka dapur yang terkena suspend dengan imbalan tertentu tidak memiliki kewenangan resmi. Ia bahkan menyebut praktik tersebut sebagai tindak pidana penipuan.

Peringatan itu disampaikan Sudaryono melalui akun Instagram resminya pada Minggu, 30 Agustus 2026. Ia mengingatkan agar mitra tidak tergoda janji bahwa dapur yang belum beroperasi bisa segera dibuka hanya dengan membayar sejumlah uang.

Baca Juga: Apakah 31 Agustus 2026 Tanggal Merah? Cek Daftar Libur Nasional Agustus 2026 Menurut SKB 3 Menteri

Dapur MBG yang Disuspend Tidak Bisa Dibuka Lewat “Jalur Khusus”

Menurut Sudaryono, BGN tidak pernah menunjuk seseorang untuk mengurus pembukaan kembali dapur SPPG yang terkena suspend. Tidak ada pula mandat bagi pihak tertentu untuk menemui mitra dan menawarkan bantuan dengan meminta bayaran.

Artinya, ketika ada seseorang mengaku sebagai perantara resmi dan meminta uang untuk mengaktifkan kembali dapur MBG, mitra sebaiknya berhenti berkomunikasi soal pembayaran dan segera melakukan verifikasi.

Sudaryono juga meminta korban atau pihak yang menemukan modus tersebut melaporkannya kepada kepolisian. Langkah ini dinilai penting agar dugaan penipuan tidak berhenti sebagai percakapan pribadi antara pelaku dan calon korban.

Baca Juga: Bongkar Potensi Pajak Rp5 Triliun, Purbaya Bidik 40 Perusahaan Baja: Ada Apa?

Pengawasan SPPG Kini Makin Ketat

Peringatan soal penipuan ini muncul ketika pemerintah memang sedang memperketat pengawasan terhadap pengelola SPPG. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membutuhkan pengawasan ketat karena menyangkut proses pengolahan makanan yang akan dikonsumsi penerima manfaat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sebelumnya mengungkapkan bahwa BGN telah memberhentikan puluhan pengelola SPPG karena masalah disiplin.

Dalam satu bulan terakhir, terdapat 66 pengelola yang diberhentikan. Angka tersebut menambah 183 pengelola yang sebelumnya sudah diberhentikan, sehingga totalnya mencapai 249 pengelola SPPG.

Baca Juga: FOMO Parenting: Kenapa Ortu Gen Z Rela Utang Demi “Growth Chart” Anak di Sosmed?

Pengelola Wajib Berada di Lokasi

Zulkifli menyoroti kedisiplinan pengelola karena posisi tersebut bukan sekadar jabatan administratif. Pengelola SPPG memiliki tanggung jawab mengawasi proses pengolahan makanan di dapur.

Ketidakhadiran orang yang bertanggung jawab di lokasi dinilai berisiko terhadap keamanan makanan. Karena itu, pemerintah ingin memastikan pengawasan tidak hanya tercatat di atas kertas, tetapi benar-benar dilakukan di lapangan.

Halaman:

Tags

Terkini