Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung operasi gabungan. Terlebih, kehadiran kapal induk Indonesia nantinya membawa kebutuhan baru dalam pengoperasian unsur udara dari kapal.
Garibaldi Segera Menuju Indonesia
Latihan ini berlangsung ketika Giuseppe Garibaldi sudah memulai perjalanan menuju Indonesia.
Baca Juga: Niat Bantu Perempuan Terjatuh, Tukang Tambal Ban di Bandung Malah Dipukul dan Diancam
Setelah lebih dari 40 tahun beroperasi di bawah bendera Italia, kapal tersebut meninggalkan Italia pada Senin malam, 24 Agustus 2026 waktu Indonesia, atau Selasa dini hari waktu Italia.
Pelayaran menuju Tanah Air diperkirakan memakan waktu sekitar tiga pekan. Kapal tersebut direncanakan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026 sebagai bagian dari proses hibah.
Kedatangan Giuseppe Garibaldi juga berkaitan dengan rangkaian agenda HUT ke-81 TNI. Kapal tersebut direncanakan mengikuti kegiatan Naval Parade dan menjalani proses peresmian, dengan rencana perubahan nama menjadi KRI Gajah Mada.
Baca Juga: Prabowo Sapa Warga NTT Terdampak Bencana: Pemerintah Tidak Akan Membiarkan dan Terus Membantu
Artinya, latihan H-3218 di KRI Makassar bukan kegiatan yang berdiri sendiri. Ada gambaran lebih besar di belakangnya: ketika Giuseppe Garibaldi tiba, TNI harus sudah siap mengoperasikan berbagai kemampuan yang dibutuhkan.
Bagi TNI AU, penguasaan Ship Board Operation menjadi salah satu bekal penting untuk menghadapi kebutuhan operasi gabungan pada masa mendatang.***