TITIKTEMU.CO – Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting bagi masa depan anak-anak. Namun, bagi sebagian siswa di daerah pelosok, perjuangan untuk mendapatkan pendidikan tidak selalu mudah karena masih dihadapkan pada keterbatasan akses dan kondisi geografis.
Potret perjuangan tersebut terlihat dari video sejumlah siswa sekolah dasar (SD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @fakta.indo pada Rabu, 26 Agustus 2026, terlihat puluhan siswa menyambut kedatangan Kepala Dinas (Kadin) Pendidikan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Menariknya, sambutan tersebut dilakukan para siswa dari seberang sungai. Mereka tampak antusias menyapa rombongan pejabat yang hendak melintasi aliran sungai tersebut.
Momen itu kemudian menarik perhatian warganet. Di balik keceriaan para siswa, terlihat gambaran tentang tantangan akses pendidikan yang harus mereka hadapi setiap hari.
Baca Juga: Dana Jurnalisme untuk Siapa? Jangan Lupakan Puluhan Ribu Media Belum Terverifikasi Dewan Pers
Lantas, seperti apa kisah di balik video viral tersebut?
Siswa SD Sambut Kepala Dinas dari Seberang Sungai
Momen tersebut dilaporkan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026. Saat itu, siswa SDN Oelbaf, Desa Tasinifu, Kecamatan Mutis, Kabupaten TTU, menyambut kedatangan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten TTU dari seberang sungai.
Para siswa terlihat bersemangat ketika rombongan pejabat daerah akan melewati sungai yang berada di kawasan tersebut.
Keceriaan anak-anak itu justru berpadu dengan kondisi jalur yang mereka gunakan dalam aktivitas sehari-hari. Sungai dengan arus yang terlihat cukup deras disebut menjadi salah satu akses yang harus dilalui para siswa ketika pergi maupun pulang sekolah.
Kondisi tersebut membuat video penyambutan itu tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga memunculkan perhatian terhadap tantangan pendidikan di wilayah pelosok NTT.
Baca Juga: Nasaruddin Umar Diisukan Mundur dari Menag, Disebut Siap Maju Jadi Ketum PBNU
Kompak Teriakkan “Ayo Maju, Jangan Ragu!”