Ia menegaskan warga datang bukan sekadar menyampaikan keluhan, melainkan menginginkan penjelasan langsung dari pihak yang memiliki kewenangan mengambil keputusan.
PLN Jelaskan Penyebab Pemadaman Bergilir
Di sisi lain, PLN menyampaikan bahwa pemadaman listrik bergilir bukan disebabkan kekurangan pasokan energi, melainkan karena adanya gangguan teknis pada sejumlah pembangkit yang tergabung dalam Sistem Interkoneksi Kalimantan.
General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Iwan Soelistijono, menjelaskan gangguan bermula dari kerusakan generator di PLTU Asam-Asam.
Selain itu, dua pembangkit milik Independent Power Producer (IPP) juga mengalami gangguan berupa kebocoran pipa boiler dan turbin sehingga kemampuan memasok listrik ke sistem mengalami penurunan.
Akibat kondisi tersebut, PLN menerapkan pengaturan beban secara terbatas di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan selama proses perbaikan berlangsung.
PLN juga menyatakan seluruh personel telah dikerahkan untuk mempercepat pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan. Di samping itu, masyarakat diimbau menghemat penggunaan listrik, khususnya pada pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat pemadaman bergilir.***