nasional

Kronologi Prajurit TNI Tewas Ditikam di Tangerang, Berawal dari Cekcok Antrean Sate Taichan hingga Dikeroyok 7 Tersangka

Rabu, 29 Juli 2026 | 05:05 WIB
Kasus pengeroyokan dan penusukan prajurit TNI AD di Tangerang karena cekcok antrean sate taichan. (Instagram/reskrim.tangsel)

Setelah berhasil didekati, korban kemudian diserang menggunakan senjata tajam.

Hasil penyelidikan menunjukkan Prada Arif mengalami 10 luka tusuk, masing-masing lima luka di bagian depan tubuh dan lima luka di bagian belakang.

Luka-luka tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi Tetapkan Tujuh Orang sebagai Tersangka

Dalam pengusutan kasus ini, penyidik telah menetapkan tujuh tersangka dengan peran yang berbeda-beda.

Baca Juga: Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba Bersama Anggota

Dua tersangka diduga berperan mengejar korban, sementara tiga lainnya diduga ikut mengejar sekaligus melakukan pemukulan.

Seorang tersangka lain diduga tidak hanya mengejar dan memukul korban, tetapi juga mengambil telepon genggam milik korban.

Adapun satu tersangka lainnya diduga menjadi pelaku utama penusukan setelah ikut mengejar dan menganiaya korban.

Dijerat Pasal Pembunuhan dan Pengeroyokan

Atas perbuatannya, ketujuh tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait tindak pidana pembunuhan, pengeroyokan, dan penganiayaan sesuai ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Polisi masih terus melengkapi berkas perkara sembari mendalami kemungkinan adanya peran pihak lain dalam insiden yang menewaskan prajurit TNI tersebut.***

Halaman:

Tags

Terkini