Berdasarkan informasi yang beredar, Sutrimo dievakuasi pada Kamis, 23 Juli 2026, setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Korban disebut sempat mengeluhkan sakit sebelum akhirnya pingsan dan mengeluarkan busa dari mulut. Selanjutnya, ia dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring.
Di sisi lain, muncul informasi bahwa korban diduga telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Namun, hingga kini kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi maupun penyebab pasti kematian tersebut.
Polisi menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan seluruh fakta akan didalami sebelum menyampaikan kesimpulan kepada publik.***