Pengguna lain memuji detail lingkungan, sistem pencahayaan, dan efek cuaca yang terasa sangat realistis.
Di forum Reddit komunitas train simulator, seorang pengguna bahkan menulis, "This is what a train sim should look like in 2026."
Media game internasional Kotaku pun turut mengakui Running Train sebagai salah satu simulator kereta paling realistis yang pernah lahir dari tangan seorang solo developer.
Baca Juga: 'Third Place' Sudah Punah di Jakarta? Kenapa Kita Kehilangan Ruang untuk Sekadar Ada
Apa yang Bikin Game Ini Beda?
Running Train menempatkan pemain sebagai masinis di jalur kereta fiksi Jepang bernama Hayamori Railway dan Kofuku Railway.
Total lebih dari 40 kilometer jalur tersedia, melewati lanskap pedesaan, tepi pantai, hingga jalur bertabur bunga sakura khas musim semi Jepang.
Seluruh visual dibangun menggunakan Unreal Engine 5, dan hasilnya memang tidak main-main.
Baca Juga: Seni Napas Dulu: Kenapa Bertahan Hidup Hari Ini Sudah Setara Prestasi Juara Dunia
Beberapa fitur unggulan yang sudah bisa dinikmati antara lain cuaca dinamis dengan mode musim semi dan musim dingin bersalju, fisika kereta yang realistis, mode hardcore tanpa antarmuka layar, photo mode, hingga fitur AI auto-drive yang memungkinkan pemain bersantai layaknya penumpang sambil menikmati pemandangan.
Game ini juga kompatibel dengan controller khusus simulator kereta seperti Zuiki MasCon dan Densha de GO Controller — detail kecil yang justru berbicara banyak soal seberapa serius Rizky Nova membangun pengalaman bermain yang autentik.
Masih Berkembang, tapi Sudah Solid
Karena masih berstatus Early Access, beberapa fitur seperti sistem penumpang, conductor mode, dan penambahan jalur baru masih dalam pengembangan.
Baca Juga: Jun Ji Hyun & Ji Chang Wook Bikin Rekor! Film Zombie 'Colony' Guncang Box Office Korea
Versi penuh dijadwalkan rilis sekitar tahun 2027. Meski demikian, komunitas gamer menilai versi awal ini sudah jauh melampaui ekspektasi untuk sebuah proyek indie buatan satu orang.