• Ciputat, Banten mencapai 36,2°C
• Deli Serdang mencatat 36,0°C
• Palu, Sulawesi Tengah mencapai 35,9°C
Sementara itu beberapa wilayah lain seperti Lampung, Banten, Papua Barat, Kalimantan Tengah, hingga beberapa kota di Jawa Barat juga mencatat suhu maksimum berkisar 34–35°C.
Beberapa lokasi pengamatan yang mencatat suhu tinggi di Pulau Jawa antara lain Subang, Cirebon, dan Majalengka yang berada di kisaran 34,8 hingga 35°C.
Suhu udara yang tinggi ini biasanya dipicu oleh beberapa faktor sekaligus, seperti berkurangnya tutupan awan, intensitas sinar matahari yang lebih kuat, serta kelembapan udara yang lebih rendah selama musim kemarau.
Akibatnya, panas matahari terasa lebih langsung di permukaan tanah, sehingga suhu udara meningkat terutama pada siang hingga sore hari.
Kondisi ini juga membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan aktivitas di luar ruangan. Paparan panas berlebih dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan, hingga gangguan kesehatan jika tidak diantisipasi dengan baik.
Para ahli meteorologi menyarankan masyarakat untuk tetap menjaga hidrasi tubuh, menggunakan pelindung seperti topi atau payung saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengurangi aktivitas berat pada saat suhu sedang berada di puncaknya.
Dengan semakin banyak wilayah yang memasuki musim kemarau dalam beberapa bulan ke depan, suhu panas kemungkinan masih akan terus dirasakan di berbagai daerah Indonesia. Oleh karena itu, memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG menjadi langkah penting agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan kondisi iklim yang terjadi.