nasional

Rahasia Doa Puasa Hari ke-7 Ramadhan: Minta Dijauhkan dari Dosa, Didekatkan pada Cahaya-Nya

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:30 WIB
Foto ilustrasi doa puasa hari ketujuh ramadhan 2026 (Dok. Safinahonline)

TITIKTEMU.CO - Ramadhan terus berjalan, dan tanpa terasa umat Muslim telah memasuki hari ketujuh. Di titik ini, semangat puasa mulai diuji, konsistensi ibadah mulai disaring, dan hati perlahan diajak kembali untuk lebih jujur pada diri sendiri.

Di antara amalan yang bisa menjaga ritme spiritual adalah membaca doa harian Ramadhan.

Salah satunya adalah doa Ramadhan hari ke-7 yang sarat makna: memohon dijauhkan dari dosa dan didekatkan pada zikir kepada Allah SWT.

Doa ini bukan sekadar rangkaian kata. Ia adalah refleksi, pengakuan, sekaligus harapan agar puasa tak hanya menahan lapar, tetapi juga menahan diri dari kesalahan yang kerap tak disadari.

Berikut bacaan doa Ramadhan hari ke-7 lengkap:
Arab:
اللهم صل على محمد وآل محمد اللَّهُمَّ أَعِنِّي فِيْهِ عَلَى صِيَامِهِ وَقِيَامِهِ، وَجَنَّبْنِي فِيْهِ مِنْ هَفَوَاتِهِ وَآثَامِهِ، وَارْزُقْنِي فِيْهِ ذِكْرَكَ بِدَوَامِهِ، بِتَوْفِيقِكَ يَا هَادِيَ الْمَضِلَّيْنَ
Latin:
Allâhumma a’innî fîhi ‘alâ shiyâmihi wa qiyâmihi, wajannibnî fîhi min hafawâtihi wa âtsâmihi, warzuqnî fîhi dzikraka bidawâmihi, bitawfîqika yâ Hâdil mudhillîn.

Baca Juga: Bagaimana Hukum Memakai Softlens Saat Puasa Ramadhan: Apakah Membatalkan atau Tidak? Ini Penjelasan Ulama

Artinya:

“Ya Allah, tolonglah aku di dalamnya untuk melaksanakan puasa dan shalat malam, jauhkan aku dari kesalahan dan dosa, serta anugerahkan aku untuk senantiasa berzikir kepada-Mu dengan bimbingan-Mu, wahai Pembimbing orang-orang yang tersesat.”

Jika direnungkan, doa ini seperti peta perjalanan spiritual. Pertama, kita meminta kekuatan untuk menjalankan puasa dan qiyamul lail.

Artinya, kita sadar bahwa ibadah bukan soal mampu atau tidak, tetapi soal pertolongan Allah. Kedua, kita memohon dijauhkan dari “hafawat” — kesalahan kecil yang sering dianggap sepele, padahal bisa menjadi pintu dosa yang lebih besar.

Ketiga, kita meminta agar hati selalu hidup dengan zikir, bukan hanya lisan yang bergerak.

Ramadhan sendiri adalah bulan yang penuh keistimewaan. Ia disebut sebagai bulan penuh berkah, di mana rahmat Allah turun lebih luas dari biasanya.

Baca Juga: Puasa Ramadhan 2026 dan Anak Sekolah: Rahasia Bikin Si Kecil Tetap Semangat Tanpa Drama Lemas!

Dalam hadis riwayat Thabrani, Rasulullah SAW menyebut Ramadhan sebagai bulan yang dinaungi keberkahan dan dilimpahi rahmat.

Halaman:

Tags

Terkini