• Gudfan Arif—tidak lagi menjabat Bendahara Umum PBNU, kini menjadi Ketua PBNU
• Sumantri—dari Bendahara PBNU menjadi Wakil Ketua Umum PBNU
Beberapa posisi bendahara juga turut disusun ulang sebagai bagian dari penataan organisasi.
PBNU menilai langkah ini sebagai penyegaran fungsional agar struktur harian berjalan lebih efektif.
Pencopotan Gus Ipul dan rotasi besar dalam struktur PBNU menandai babak baru dinamika internal organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Proses reposisi yang disandarkan pada aturan kelembagaan dianggap perlu demi mengatasi stagnasi administrasi dan memastikan roda organisasi berjalan optimal.
Namun di tengah gesekan internal yang masih hangat, publik kini menunggu bagaimana Gus Ipul menanggapi ke ygputusan ini dan bagaimana PBNU menata kembali stabilitas organisasinya.***