Menariknya, mereka juga menyampaikan keprihatinan atas pemecatan petugas KAI akibat kisruh ini dan mengapresiasi tindakan solidaritas publik.
Baca Juga: Kenapa Banyak Bisnis Online Gagal di Tahun Pertama? Ini 7 Kesalahan yang Sering Terjadi
Suami Ikut Terseret: Tempat Kerja Alvin Harris Menyampaikan Sikap
Kasus ini tidak hanya mengguncang karier Anita, tetapi juga menyeret sang suami, Alvin Harris, dalam badai komentar warganet.
Banyak netizen berbondong-bondong menyerbu akun Roemah Koffie, tempat Alvin bekerja, dan menuntut agar ia juga diberhentikan.
Menanggapi tekanan tersebut, manajemen Roemah Koffie akhirnya bersuara.
Dalam pernyataannya, mereka menyebut sedang melakukan komunikasi serta rekonsiliasi dengan semua pihak yang terdampak agar penyelesaian berlangsung baik dan bijak.
Mereka menegaskan bahwa setiap langkah harus sejalan dengan nilai empati dan kebaikan yang ingin mereka jaga sebagai bagian dari budaya perusahaan.
Baca Juga: Drama Tumbler KRL yang Viral: Permintaan Maaf, Klarifikasi, dan Fakta di Baliknya
Kilas Balik: Dari Curhatan Tumbler Hilang Hingga Permintaan Maaf
Awal mula drama ini terjadi ketika Anita menuding petugas KRL lalai setelah mendapati tumbler Tuku miliknya tidak lagi berada di dalam tas saat diambil di Stasiun Rangkasbitung.
Padahal, petugas sebelumnya sudah mengirimkan foto tas dan seluruh isinya, termasuk tumbler yang dimaksud.
Petugas bernama Argi akhirnya memberikan klarifikasi, menjelaskan bahwa ia menerima tas tersebut dari petugas lain dan menaruhnya di ruang jaga karena situasi stasiun sedang padat.
Setelah kabar bahwa Argi dipecat memicu gelombang hujatan, Anita dan Alvin muncul dalam sebuah video permintaan maaf yang diunggah ke Instagram.
Mereka menyampaikan penyesalan mendalam kepada Argi dan semua pihak yang terdampak.