Penyidik turut memaparkan temuan forensik RSCM. Dokter menemukan adanya tanda kekerasan akibat benda tumpul di tubuh Arya Daru.
Baca Juga: Fakta Lengkap Ambruknya Asrama Dayah di Bireuen: Dampak Banjir Bandang dan 329 Santri Mengungsi
Luka tersebut ditemukan lebih dari satu titik di bagian dada, serta memar pada pelipis kanan dan leher.
Meski begitu, dokter belum bisa memastikan apakah benda tumpul itu bersifat pasif (misalnya benturan ke tembok) atau aktif (benda yang dipukulkan ke tubuh korban).
“RSCM menyatakan ada kekerasan benda tumpul, tapi belum dapat memastikan jenisnya,” ujar Nicholay.
Baca Juga: Misteri Kematian Diplomat Muda: Keluarga Arya Daru Desak Kasus Dibawa ke Bareskrim
Keluarga Desak Polisi Lanjutkan Pemeriksaan Secara Profesional
Nicholay menegaskan bahwa keluarga akan terus bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan mendesak penyidik untuk mendalami seluruh temuan baru ini.
Ia berharap penyidikan dapat mengungkap penyebab kematian Arya Daru dengan terang dan objektif, mengingat ada jejak kekerasan dan aktivitas privat yang sebelumnya tidak pernah muncul ke publik.***